empat belas

1.2K 74 0
                                    

Author pov

Chanyeol yang denger eunha ngomong gitu jelas kesel dari tadi dia nunggu dan pas eunha sadar malah disuruh pulang, kayak gak ngehargain banget kan.

"Pliss jangan buat gue marah eunha" ujar chanyeol masih sabar.

"Pergi pergi pergi!!!" Ujar eunha sambil nenggelamin wajahnya ke bantal.

Tiba-tiba chanyeol langsung nyingkap selimut eunha dan menarik tangan eunha untuk bangun.

"Kenapa?!" Ujar chanyeol dengan nada tinggi yang membuat eunha kaget sambil menatap chanyeol, tapi setelah itu eunha menundukan kepalanya.

"Lo bohong" ujar eunha pelan.

"Bohong apa eunha, bilang ke gue biar gue tau dimana salah gue ke elo?" Jawab chanyeol.

"Lo bohong, lo deketin gue cuma mau bales dendam kan? Cuma mau malu maluin gue, gue sadar kok lo deketin gue awalnya cuma karna kepala sekolah, gue juga gk pantes jadi pacar lo" ujar eunha sambil malingin wajahnya.

"Atas dasar apa lo ngomong gtu? Apa lo gak bisa liat gue tulus cinta sama lo?" Ujar chanyeol lembut sambil meraih dagu eunha agar menatapnya.

Eunha tidak mempedulikan ucapan chanyeol dan malah meraih hpnya lalu diberikan ke chanyeol.

"Baca" ujar eunha lalu membaringkan tubuhnya lagi di kasur dan memakai selimutnya.

Chanyeol melihat ada seseorang yang mengirim pesan kepada eunha, dan disana ada yang mengirim ss room chat yang seolah olah dirinya sedang menjelekkan eunha kepada temannya sehun dan kai.

Chanyeol menggeleng pelan, dia tidak pernah chat seperti itu bahkan temannya sehun dan kai adalah orang pertama yang tau hubungannya dengan eunha dan mereka mendukung.

"Eunha itu bukan gue sumpah" ujar chanyeol lembut sambil membuka selimut yabg menutupi wajah eunha.

"Gimana gue bisa percaya sama lo hiks.." ujar eunha terisak pelan sambil menghapus air matanya kasar.

Entahlah chanyeol merasakan sakit hati melihat eunha menangis karenanya, ini adalah kali kedua eunha nangis di depannya.

"Lo bisa liat room chat gue sama temen temen gue di tanggal yang sama, kalo mau lo bisa telfon sehun" ujar chanyeol menyerahkan hpnya kepada eunha.

"Gue berani sumpah eunha, gue gk pernah berpikiran kayak gitu" ujar chanyeol sambil menghapus air mata eunha dan menarik tangan eunha untuk duduk dan memeluknya.

"Hiks..hiks..."lirih eunha yang masih menenggelamkan wajahnya di dada chanyeol sambil memegang hp chanyeol tanpa berniat membacanya terlebih dahu.

"Lo percaya kan sama gue?" Ujar chanyeol sambil menjauhkan kepala eunha dari dadanya dan menghapus air mata eunha.

Eunha cuma ngangguk karna dia percaya kalau chanyeol sampai menyerahkan poselnya berarti dia berkata benar, tanpa membaca terlebih dahulu.

"Gue takut, gue mau pindah sekolah lagi aja" ujar eunha akhirnya sambil memalingkan wajahnya ke arah lain.

"Si curut, dikira pindah sekolah kek beli bakwan iya?" Ujar chanyeol sambil menoyor kepala eunha pelan.

"Kasar banget si lo, gue masih marah elah tambah marah nih" ujar eunha kesel karna bagaimana pun eunha tetep marah karna postingan chanyeol itu.

"Ya maaf, lagian lo kalo ngomong seenaknya aja" ujar chanyeol

"Lagian lo tuh ya ngapain posting gituan? Apa paedahnya sih bikin fitnah aja lo tuh, jadi yang kena kan gue di sekolah tiap hari dengerin orang gibahin gue mulu, gue gk mau sekolah pokonya, gue takut lah sama fans lo yang ganas, hidup gue tuh gak bakalan tenang ini mah anjir pokonya gue mau pindah sekolah! Orang kaya ini" ujar eunha asal ngeluarin unek uneknya sedangkan chanyeol hanya menanggapi omongan eunha sambil senyum.

"Udah ngomongnya sayang.." ujar chanyeol sambil tersenyum yang ngebuat pipi eunha bersemu tiba tiba.

"Apasih lo tuh gak jelas banget" ujar eunha gugup.

"Halah tapi lo suka kan gue panggil sayang" ujar chanyeol hanya dibalas delikan mata oleh eunha.

"Siap siap gih, kita jalan jalan yuk" lanjutnya

"Gak mau, nanti keciduk netizen gue diomongin lagi" ujar eunha malas sambil tiduran.

"Biarin gue pengen semua tau lo pacar gue, buat apa ditutupin lagi? Dengan semua orang tau, kita bisa lebih bebas ngelakuin apapun" ujar chanyeol meyakinkan eunha.

"Yaudah" ujar eunha pada akhirnya.

"Oke dandan yang cantik ya, gue mau ke bawah nyamperin supir gue yang nganterin baju ganti" ujar chanyeol sambil keluar dari kamar eunha.

....

Eunha sedang melihat kembali penampilannya di cermin dan sepertinya sudah terlihat sempurna, hanya dengan balutan kaos hitam pendek dengan celana jeans longgar yang dipakainya, eunha terlihat begitu cantik.

Setelah itu eunha meraih tote bag yang sudah disiapkannya tadi dan keluar dari kamar, bertepatan dengan itu pula chanyeol baru saja masuk ke dalam apartement eunha dalam keadaan sudah berganti pakaian.

Setelah itu eunha meraih tote bag yang sudah disiapkannya tadi dan keluar dari kamar, bertepatan dengan itu pula chanyeol baru saja masuk ke dalam apartement eunha dalam keadaan sudah berganti pakaian

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kok lo pake blazer, diluar kan panas" heran eunha

"Baju gue gak ada lengannya, masa iya gue kudu ngumbar ketek" ujar chanyeol yang sebenernya kesel karna supirnya itu salah bawa baju, untungnya di mobil ada blazer.

"Iya sih bagus, ketek lo kan bau kasian nanti yang deket deket lo" ujar eunha sambil tertawa.

"Kan yang deket deket gue cuma elo, kasian segala" ujar chanyeol sambil menghampiri eunha dan merangkulnya untuk keluar dari apartement.

"Chan yang bayarin lo ya, gue mau ngirit ah males pulang ke rumah" ujar eunha sambil cemberut mengingat jika dia pulang untuk minta uang pasti dia bertemu dengan ibu tirinya itu.

"Idih yang ngakunya orang kaya kok minta dibayarin" canda chanyeol.

"Yaudah kalo gk ikhlas gak jadi aja" ujar eunha yang tadinya ingin masuk ke dalam mobil chanyeol tetapi tidak jadi.

"Ish jangan baperan gtu dong, becanda sayang..." ujar chanyeol sambil membukakan pintu mobil untuk eunha masuk.

"Kemana nih? Ke mall atau cafe?" Tanya chanyeol yang sekarang sudah mengendarai mobilnya.

"Gue gak mau chan" jawab eunha.

"Terus lo mau kemana?" Tanya chanyeol sambil melirik eunha disampingnya yang lagi liat ke samping.

"Gue mau ke taman liat anak kecil main sama liat bunga, gue suka banget sama bunga chan" ujar eunha bersemangat sambil mengalihkan pandangannya ke arah chanyeol yang sedang tersenyum tipis.

"Oke, sekarang kita ke minimarket dulu ya beli cemilan biar berasa piknik gitu" ujar chanyeol sambil tertawa dan diangguki oleh eunha yang ikut tertawa juga.

Bad girl - pcyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang