dua puluh empat

806 46 12
                                    

"eungh.." lenguh eunha sambil membuka matanya perlahan dan meliahat ke arah jam yang menggantung di kamar chanyeol menunjukan pukul 2 pagi.

iya eunha menginap di rumah chanyeol dan mereka satu kamar juga atas ijin bu linda kok, karena mereka pasti gak bakalan macam macam lagian bukannya ini udah biasa di korea?

eunha dengan perlahan beranjak dari tidurnya dan mengikat rambutnya asal, melirik ke arah chanyeol yang tertidur pulas disebelahnya membuat eunha gak tega bangunin padahal eunha laper banget sekarang.

menghela napas lah yang eunha lakukan setelahnya, dirasa akan sulit untuk kembali terlelap karna dia sadar sudah terlalu lama tidur sampai melewatkan makan malamnya.

akhirnya eunha pun berniat untuk turun ke dapur mencari makan mungkin atau membuat sesuatu yang dapat mengembalikan rasa kantuknya.

dengan penuh kehati hatian eunha berjalan sambil melirik kanan kiri, jika dilihat sekilas persis seperti pencuri tapi itu ia lakukan karna tidak ingin membuat kegaduhan jika tiba tiba menyenggol barang atau sejenisnya.

eunha juga merutuki bu linda yang membuat rumah ini terasa sangat gelap dan temaram menjurus ke remang remang, hanya ada lampu duduk kuning di beberapa tempat. jika ada maling yang bersembunyi pun sepertinya tidak akan ketahuan.

sesampainya di dapur eunha membuka kulkas dan menemukan beberapa makan yang harus dipanaskan, tapi karena malas menyalakan kompor eunha memilih membuat mie cup saja dengan ditemani susu dingin, ingat eunha malas memanaskan susu di kulkas.

lalu eunha membawa semuanya ke ruang tengah dan duduk lesehan di karpet bulu sambil menunggu mie cup jadi, eunha main nintendo milik chanyeol dan meminum susu dingin tadi.

"gila gila" ujarnya pelan saat merasakan dinginnya susu yang diminum subuh subuh itu.

kerutan di dahi sesekali terbentuk di wajah eunha saat bermain, atau mulut yang terbuka sambil memejamkan mata saat merasakan panas dicampu pedas dari mie yang sedang dimakannya.

tidak peduli pengaruh bermain game di ruangan yang gelap atau memakan mie pedas di pagi buta, eunha terlihat santai karena dia yakin tidak akan ada yang memarahi toh chanyeol atau pun bu linda lagi tidur.

tap tap tap

"ekhem" deham chanyeol yang entah sejak kapan sudah berdiri di belakang eunha.

"mampus" eujar eunha sambil menaruh mie yang hampir habis itu dan berbalik ke belakang sambil tersenyum ke arah chanyeol.

"padahal bangunin aku aja" ujar chanyeol sambil mematikan nintendo miliknya dan duduk di sofa menyalakan televisi.

eunha langsung pindah ke samping chanyeol dan menatap chanyeol lekat yang sedang mencari saluran televisi lalu menghela nafas saat tidak mendapat balasan.

"kok kamu bangun sih? padahal aku gak berisik kok" ujar eunha.

"aku kebangun tadi, kata siapa gak berisik?" tanya chanyeol sambil menyipitkan matanya ke arah eunha.

telunjuk milik chanyeol mendarat dengan sempurna di dahi eunha dan mengetuknya sebanyak tiga kali membuat pemilik dahi tersebut mengaduh.

"orang kamu main game sambil teriak teriak" ujar chanyeol setelahnya.

"maaf ya jadi ganggu" ujar eunha meringis tidak enak.

chanyeol tidak membalas perkataan eunha melainkan menarik eunha ke dalam dekapan nya yang sedang setengah berbaring di sofa tersebut sambil menonton tayangan televisi tinju.

"kata aku juga apa, jangan tidur sore nanti malem pasti kebangun terus susah tidur lagi lagian masakan mamah masih ada tingal di angetin, daripada makan mie cup yang jelas gak baik buat perut kamu" ujar chanyeol yang hanya diangguki eunha.

tidak ada yang bersuara lagi diantara mereka, chanyeol hanya diam menikmati tayangan televisi dengan sebelah tangan yang mengusap rambut eunha dengan tujuan agar kantuknya kembali datang.

"chan, tato ini ada artinya?" tanya eunha random sambil menyentuh tato di lengan kanan chanyeol yang sekilas mirip kunci G.

"hmm?" gumam chanyeol sambil beralih menunduk melihat ke arah eunha yang sedang  mengelus tato miliknya.

"itu cuma nunjukin kecintaan aku sama musik, kamu tau kan di rumah ini ada studio musik milikku, kamu gak suka aku ada tato?" tanya chanyeol.

"enggak kok, papah juga punya tato dan itu bukan hal kriminal juga jadi gak masalah" jawab eunha sambil mengelengkan kepalanya pertanda tidak setuju.

tangan eunha beralih memeluk pinggang chanyeol dan menenggelamkan wajahnya di dada chanyeol.

"chan, kamu workout ya?" ujar eunha saat tangannya menyentuh perut chanyeol.

"aku merasa perut aku buncit masa? kata mamah tangan aku keker tapi gak ada absnya jadi aku mulai gym lagi" jawab chanyeol yang membuat eunha tertawa.

"padahal kan lebih bagus buncit biar empuk kalo aku peluk, gak keras kayak gini" ujae eunha asal yang mendapat protes langsung dari chanyeol.

"ih malu dong yang kalo buncit" ujarnya.

"gak papa gemes" jawab eunha

kini tangan eunha menepuk nepuk dan mencubit perut chanyeol pelan, tapi kegiatannya terhenti saat tangan chanyeol menahannya.

eunha yang terkejut menoleh ke arah chanyeol yang sedang menatapnya juga.

" eunha, may i?" ujar chanyeol sambil nenatap eunha dengan lembut.

eunha mengerjap beberapa kali kemudian menganggukan kepalanya dan memejamkan matanya perlahan.

chanyeol langsung tersenyum dan menyatukan bibir mereka. manis, kekasihnya ini sangat manis dan cantik disaat bersamaan membuat candu baru untuk chanyeol.

setalah beberapa saat keduanya melepaskan ciuman tersebut dan menghirup oksigen sebanyak mungkin setelah pangutan yang begitu lembut dan tidak terburu buru.

setelahnya chanyeol segra memeluk eunha dengan erat dan mengusap punggung keksihnya dengan lembut.

"udah mau pagi sayang, tidur lagi ya" chanyeol segara menarik selimut tipis yang ada di ujung sofa dengan kakinya dan menyelimuti merka berdua.

"good night, makasih untuk semuanya. i love you" ujar eunha sebeluk mengeratkan pelukannya di pinggang chanyeol.

"i love more baby" balas chanyeol sambil mengecup dahi eunha

sisa waktu tepatnya pukul 04.15 a.m mereka berdua berhasil kembali tidur dengan saling berpelukan setelah berbagi kasih sayang dan saling menyatakan perasaan secara gamblang dan mereka berhasil melewati malam dengan baik.

m mereka berdua berhasil kembali tidur dengan saling berpelukan setelah berbagi kasih sayang dan saling menyatakan perasaan secara gamblang dan mereka berhasil melewati malam dengan baik

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bad girl - pcyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang