Jungkook:
Seharusnya kita pergi jalan-jalan ke luar.
Jimin:
Apa maksudmu?
Jungkook:
Maksudku, kita berdua bisa pergi ke luar untuk menonton film atau melakukan hal lainnya bersama-sama.
Jungkook:
Kurasa ini saatnya untuk bertemu secara langsung.
Jimin:
Entahlah..
Jungkook:
Ayolah, ini akan sangat menyenangkan.
Jimin:
Aku akan memikirkannya.
Jungkook:
Itu berarti iya untukku.
Jimin:
Tidak. Bisa jadi jawabannya adalah ya atau tidak.
Jungkook:
Secara teknis, kau sudah bilang iya padaku.
Jimin:
-_- Tidak. Aku tidak bilang iya padamu.
Jungkook:
Temui aku di kafe, hari jumat sekitar jam enam.
Jimin:
Tidak mau.
Jungkook:
Kau harus mau. Kalau tidak, kau harus melakukan sesuatu yang lain untuk membayarnya.
Jimin:
Memangnya apa yang harus kulakukan kalau aku tidak mau?
Jungkook:
Oh kau sangat ingin tahu sekali rupanya hum, my baby boy~
Jimin:
Iuh! Apa kau tidak bisa menerima jawaban 'tidak' untuk semua permintaan dan pertanyaanmu?
Jungkook:
Ya, kata itu tidak ada dalam kamusku.
Jimin:
Kau kurang jeli, coba lihat lagi di kamusmu karena aku sudah menulis kata 'tidak' tebal-tebal.
KAMU SEDANG MEMBACA
[End] Telanjang
FanfictionKetika jungkook mendapatkan nomor palsu dari seorang gadis, dan jimin ternyata adalah pemilik nomor palsu tersebut. Note: the trans project here included some modification due to cross culture understanding.
![[End] Telanjang](https://img.wattpad.com/cover/187315125-64-k534068.jpg)