Ch 40

4.4K 417 26
                                        

Jimin:
Hai~

Jungkook:
Kenapa kau mengirim pesan padaku?

Jimin:
Kenapa? Memangnya aku tidak boleh mengirim pesan padamu?

Jungkook:
Tapi kita tidur bersebelahan, Jimin.

Jimin:
Terus kenapa?

Jungkook:
Kenapa kau tidak bicara saja langsung padaku?

Jimin:
Karena penulis cerita kita adalah orang yang paling malas sejagat raya.

Jungkook:
Apa?

Jimin:
Tidak apa-apa.

Jimin:

Ngomong-ngomong, Jungkook. Kau memperlakukanku dengan sangat istimewa.

Jungkook:
Ya, karena kau pantas mendapatkannya.

Jimin:
Aku juga mencintaimu.

Jimin:
Harusnya aku membalas pernyataan cintamu kemarin, tapi kau membuatku tidak tahu harus berkata apa saat mendengarnya untuk pertama kali.

Jungkook:
Tidak apa-apa, Jimin. Karena aku tahu kau pasti juga mencintaiku.

Jimin:
Aku mencintaimu, Jungkook.

-----

"Aku mencintaimu, Jimin."

Kata Jungkook, menepis ponsel Jimin supaya bisa mencium pemiliknya dengan leluasa.

"Aku masih punya dua jam sebelum pergi."

Kata Jungkook lagi, sambil mengelus perut Jimin dan menciuminya bertubi-tubi.

"Kau terlalu hebat untuk bisa kumiliki, Jungkook.."

Gumam Jimin.

"Sebaliknya, Jimin. Kau yang justru terlalu indah untuk bisa kumiliki."

[End] TelanjangTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang