Sequel of The Dearest (Duhai Pendampingku)
.
Ainayya Dzahin Rafanda. Gadis cantik dan periang. Awalnya hidupnya baik-baik saja, hingga ia merasakan sebuah rasa yang selayaknya dialami remaja lainnya pada seseorang. Juga sebuah kenyataan hidup yang l...
Haaiii apa kabar kalian? Semoga baik-baik saja ya, nggak cuma raganya tapi juga hatinya, kantongnya juga 😆 aamiin. Yang lagi sakit semoga cepet sembuh, yang lagi kesusahan semoga dimudahkan, yang lagi sedih semoga diberi kebahagiaan. All the best for you all 🥰
Hello I'm back because I want to tell you something. Ya! Aku mau kasih tahu sesuatu. This is just for you guys, para pecinta ArNay. Seperti yang udah saya umumkan sebelumnya, kalau mereka dilamar. Dan sekarang aku mau kasih tahu kalian, kalo mereka sudah resmi dipinang, yey!
Jadi, ini akan menjadi buku keduaku setelah The Dearest. Tapiiii ..... ada tapinya ya!
Not A Love tidak terbit mayor seperti induknya. Melainkan terbit indie. Bedanya? Kalau terbit indie tidak masuk toko buku dan gramedia. Hanya bisa dipesan di penerbit. Dan kemungkinan hanya cetak sebanyak pemesanan saat PO. Jadi guyss, yang pengen meluk bentuk fisik buku ini, yok nabung dari sekarang! Biar bisa memiliki ArNay seutuhnya hoho (apasih thor).
Daaan saya sudah hapus 3 part terakhir cerita ini di wp. Bagi kalian yang masih baca, bisa pesan bukunya nanti ya 😘 dukung author biar bisa terus berkarya 🥰
Terus kapan open PO nya? Nanti kukabari lagi ya 😘 yang jelas kalian nabung aja dulu. Karena kesempatan punya buku ini cuma pas PO saja. Tidak bisa pesan dadakan macam tahu bulat (lah ngaco).
Kalau banyak yang beli, saya pertimbangkan buat sequel. Xoxo.
Jika ada pertanyaan, comment below!
So, itu saja yang ingin kusampaikan. Semoga rezeki kalian lancar dan bisa beli bukunya! Aamiin.
Ada yang masih ungat cerita di Extra Part The Dearest? Kira-kira beginilah ilustrasinya 😆 Nayya, Arkan dan es krim. 💕💕❤
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.