Hari selasa adalah jadwal mapel Olahraga untuk kelas Sehun dan Jongin, namun sepasang kekasih itu memilih membolos bersama teman-teman Sehun yang lain. Dengan lincah, mereka menghindari Guru Olahraga dan menaiki pagar belakang sekolah. Tentu saja tujuan mereka adalah kedai di luar lingkungan sekolah agar tidak ketahuan membolos.
Kedai milik seorang wanita paruh baya yang sering di kunjungi Sehun dan kawan-kawannya itu cukup besar dan tertutup. Tampak usang dari luar, namun kebersihan di dalamnya tetap terjaga. Berbagai makanan ringan dan minuman dingin tersedia disana. Banyak siswa sekolah yang datang untuk membolos, merokok, atau bahkan mabuk. Anak-anak sekolah jaman sekarang tak akan peduli dengan umur mereka yang belum legal, dan pemilik kedai dengan senang hati menyediakan bermacam-macam rokok yang di tata rapi di dalam etalase berukuran sedang, keranjang alkohol yang bertumpuk di sudut kedai, serta kaleng-kaleng bir di dalam lemari es kaca.
Sehun bersama teman-temannya, serta Jongin menempati meja di pojok kedai. Chanyeol dan Johnny sibuk bermain kartu dengan sebatang rokok yang terapit di sela jari mereka. Sedangkan Sehun, Vernon, dan Mingyu sibuk bermain PUBG dengan Jongin yang menyandarkan punggungnya pada sisi samping tubuh Sehun. Pemuda Tan itu sedang memilih-milih barang untuk di masukkan ke dalam keranjang aplikasi belanja.
"Fokus njing!" Umpat Johnny saat Chanyeol beberapa kali salah mengeluarkan kartu.
"Ya maap. Manusia itu tempatnya salah bro." Balas Chanyeol sok bijak sekaligus tak ingin di salahkan.
"Fokus ato pertemanan kita cukup sampe di mainan kartu?!" Ancam Johnny.
"Yeu marah-marah mulu. Iya-iya fokus gua."
"Fokus tapi mata lo ke hp mulu sat!"
"Berisik anjing!" Umpat Sehun setelah menjeda gim-nya, alisnya menukik memandang dua sahabat jangkungnya.
"Si bule tuh marah-marah mulu. Abis tengkar ya lu sama Ten?" Chanyeol memicing pada Johnny.
Sehun memutar bola matanya malas, memilih untuk acuh saja, kemudian melirik Jongin yang menegak bir kaleng miliknya.
"Heh!" Pekik Sehun merebut kaleng bir dari tangan Jongin. "Siapa yang nyuruh lo minum?!"
"Gak ada." Cengir Jongin.
"Jangan minum alkohol." Ujar Sehun memperingati, ia meletakkan kaleng bir di meja.
"Kenapaaa?" Jongin merajuk.
"Lo rese kalo lagi mabok."
Jongin merengut, mencubit paha Sehun sebelum kembali mengambil kaleng bir di atas meja. "Satu kaleng gak bikin gue mabok ya!"
"Serah deh. Tapi beneran satu kaleng ya!" Sehun mendelik pada Jongin agar menurutinya.
"Iya iya."
Sehun mengusap pipi tembam Jongin dan mencubitnya gemas sebelum kembali melanjutkan gim-nya.
"Eh gua balik ya." Pamit Chanyeol tiba-tiba.
"Olahraganya belum kelar njing. Ngapa sih?" Mingyu mengernyit dan melirik Chanyeol sekilas.
"Dipanggil Baekhyun."
"Gue juga." Sela Johnny.
"Di panggil Baekhyun juga?" Akhirnya Mingyu menjeda gim-nya untuk memandang dua sahabatnya heran.
"Di panggil Ten lah, ngapain di panggil Baekhyun." Balas Johnny malas.
"Bucin." Celetuk Vernon yang masih fokus pada gim-nya.
"Yang penting bahagia." Balas Chanyeol dan Johnny kompak dengan wajah konyol.
"Ya udah sana-sana." Usir Mingyu merengut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Relationship [Hunkai]
Fanfiction[School life] [Romance] "Terakhir kali kita berhubungan lo keluarin dimana?" "Diluar." "Masaa?" "Lo pasti tau kapan gua boong yang." Yah, Kai tau Sehun sedikit berbohong. Kekasih kurang ajar, batin Kai. Gay | BoyxBoy Sehun x Kai
![Crazy Relationship [Hunkai]](https://img.wattpad.com/cover/194657386-64-k610516.jpg)