Empat.

45 7 0
                                    

Angga? Kok ada dia disini ya?

Chila melihat seseorang yang dia kenal. Angga Triasna. Dia kakak kelas Chila saat SMP teman kaka nya. Dia dekat dengan Angga, bahkan orang sering mengira bahwa mereka berpacaran.

Angga salah satu osis di SMA ini, kenyataan itu yang baru di ketahui oleh Chila, itu membuatnya heran. Karena apapun itu tentang Angga, Chila pasti tahu. Tapi mengapa hal ini Chila baru tahu. Dan ya, dia baru bertemu dengan Angga di sekolah, baru kali ini. Biasanya mereka bertemu di luar sekolah, kadang Angga yang datang ke rumah Chila, bertemu kakak nya.

Dan satu lagi, yap Chila menemukan perempuan itu. Yang membantunya kemarin. Dia melihat Chila dan tersenyum kepada nya. Chila membalasnya tak kalah ramah nya dengan perempuan itu.

"Wah...cantik ya gais? Ada yang berani buat kenalan ga nih?" Kata kakak osis yang imut itu.

"Gw kak, gw!"

"Akkhh gw kak!"

"Eh minta no hp donk!"

Dan masih banyak lagi.

.

Chila kembali ke kelasnya. Sudah ia lewati masa-masa hukuman di gugus 12. Horror baginya.

Oh iya tadi ada Angga kok dia diem aja si? Ga nyapa gw gitu? Hih nyebelin banget. Awas aja gw bilangin ke kakak gw. Ah iya tadi juga ada perempuan itu. Duh lupa gw nanya nama nya.

Sampai depan pintu kelas, Chila membuka nya tak lupa dia permisi. Khawatir akan di komen lagi seperti kemarin.

"Loh kok sepi ya?"

Chila heran mengapa kelas nya sepi, dilihatnya ada kak Nita di sana.

"Kak, yang lain kemana?" Tanya Chila.

"Oh iya, sekarang jam nya buat olahraga, buru lo ganti baju terus turun ke bawah, di sana udah ada yang ngurus" kata kak Nita menjelaskan.

"Oke makasih kak" balas Chila dengan senyuman nya yang sudah menjadi satu paket saat Chila mengucapkan terimakasih.

Dengan cepat Chila mengambil baju OR SMP nya, kemudia ia berjalan menuju toilet, untung nya toilet itu berdekatan dengan kelas nya, dengan cepat Chila masuk ke dalam toilet. Tak butuh waktu lama Chila selesai mengganti pakaian, kemudian dia bergegas ke kelas untuk menaruh baju seragam.

Chila pun berlari menuju lorong, kemudian anak tangga, bergegas turun, takut dia akan terlambat dan terkena hukuman.

Untung saja, masih sempat. Saat ia sudah di lapangan, masih dalam peng-absenan. Nama Chila belum di sebut.

Setelah meng-absen selesai, di lanjut dengan pemanasan seperti biasa yang di lakukan ketika SMP.

Dilihat nya sekeliling, ternyata tidak hanya kelas nya yang berolahraga, ada kelas XI juga yang sedang berolahraga.

"Oke sekarang bulan ke-berapa?" Tanya ibu Rini. Guru olahraga.

"Bulan ke-7 bu" semua serentak menjawab.

"Oke absen tujuh...Chila Anata Wilona, silahkan maju, pimpin pemanasan hari ini ya" pinta bu Rini.

Hah? Apa? olahraga aja gw jarang. Lah ini suruh mimpin pemanasan?

"Woww semangat nih gw"

"Wah depan deh gw depan"

Seperti biasa.

"I..iya bu" akhirnya Chila maju. Memimpin pemanasan kali ini.

Pemanasan di mulai. Semua serentak menghitung.

Be LOSTTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang