4. His Team

895 94 0
                                    

Don't forget to Vote, Comment, Share and follow Author for your support!
Enjoy!! Luv^Author
.
.

"On the way yak, tungguin." Zee segera memutuskan panggilan ponselnya lalu fokus menyetir mobilnya kearah rumah Fiony.

"Eciee, abang jemput-jemputan cewek yaa sekarang, ehihi!"

"Ih, apaan sih dek."

Yori hanya tertawa geli melihat betapa lucunya Zee yang biasanya hanya nongkrong, kerja, main game dan tidur di hari libur sekarang bisa-bisanya menjemput seorang gadis.

Hari ini adalah waktu sesi pemotretan Fiony dan beberapa model lainnya yang dipilih oleh timnya.

Seperti yang sudah dibicarakan, Yori ikut pergi menemani Zee dalam sesi pemotretan kali ini. Dan tidak lupa juga, karena Yori sudah penasaran setengah mati dengan calon kakak iparnya yang konon, berhasil menarik perhatian kakaknya baru-baru ini.

"Dek, nanti kamu duduk dibelakang ya kalau kita udah jemput Fiony." Perintah Zee kepada Yori yang masih duduk santai di samping kursi kemudinya.

"Oke, siap bos! Kak Fiony nomor satu, Yori kawaii nomor dua!"

Zee sedikit terkejut dengan respon adiknya, antara ingin tertawa atau mengelus pipi chubby-nya untuk meminta maaf.

"Astaga Yori, gaenak lah, masa Fiony duduk dibelakang?" Zee berusaha meyakinkan Yori, yang hanya dibalas dengan kerlingan mata Yori yang cemberut.

"Hmm, yaudah gapapa. Yang penting abang bisa seneng-seneng sama kak Fiony gapapa kok!" Balas adiknya yang kembali tertawa-tawa geli. Zee mengelus pucuk kepala Yori sambil tersenyum.

Tak lama kemudian, sampailah mereka didepan rumah Fiony. Rumah yang tidak besar, tapi tidak terlalu kecil. Dan didepannya sudah ada Fiony yang sudah menunggu Zee untuk menjemputnya.

Ketika Fiony membuka pintu depan mobil, ia sempat dibuat kaget oleh seorang bocah kecil umur kurang lebih 13 tahun yang tidak ia kenal sedang mengetik-ngetik pesan di handphone miliknya.

"Eh? Ya ampun ini Yori adek kamu ya?" Tanya Fiony kepada Zee yang tersenyum melihat kehadirannya.

Sedangkan Yori masih sibuk sendiri dengan handphonenya, dan tidak menoleh sama sekali. Sampai Zee menyikut lengan Yori, barulah ia menoleh-noleh kebingungan. Dan tiba-tiba, kepalanya berhenti melihat seorang gadis bak bidadari yang disinari mentari pagi.

"Haa..?? I-ini kak Fiony itu bang???? Aaaa cantik banget!!" Teriak Yori gemas.

"Aah? Hahaha, masa sih?" Fiony menekan lembut hidung imut Yori, yang berhasil membuatnya terpaksa menahan gesrek setengah mati atas perlakuan Fiony.

"Yaudah kak Fiony duduk didepan aja deh! Aku kebelakang." Yori segera beranjak dari tempat duduknya, dan duduk kembali di kursi bagian belakang mobil. Fiony masih tersenyum melihat adik Zee yang menurutnya imut itu.

Setelah Fiony menutup pintu mobil, Zee bergegas melajukan mobilnya untuk segera menuju studio foto miliknya. Namun sepanjang jalan, mulut Yori sepertinya tidak ada hentinya untuk berhenti melaju.

"Kak Fiony jadi kenalan sama abangnya gimana?"

"Kak Fiony seneng ga jadi model?"

"Kak Fiony Cantik banget aaaa!"

Dan pertanyaan random lainnya yang dilontarkan oleh Yori untuk Fiony. Sepertinya Fiony cukup senang berbincang dengan Yori. Setiap pertanyaan yang dikeluarkan Yori selalu dijawabnya dengan senang hati.

Setelah menerobos jalan yang penuh kemacetan, akhirnya sampai juga mereka di studio Zee. Memang studio Zee terletak di kota bagian pusat, sehingga menempuh perjalanan kesana cukup memakan waktu lama, berhubung banyaknya orang-orang yang memenuhi jalanan pada siang hari.

In Return - JKT48Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang