21. Replacement

396 29 10
                                    

Don't forget to Vote, Comment, Share and follow the Author for your support!

Happy reading!!! Luv^Author
.
.
.

Sore yang cukup sepi di sekretariat OSIS hari ini setelah kegiatan belajar mengajar usai. Tidak terlalu banyak pekerjaan, karena belum ada kegiatan lagi yang perlu diurus oleh para pengurus OSIS.

Nanda hanya menghabiskan waktu dengan menscroll ForYou Page Tiktoknya di ruangan divisi kedisiplinan.  Walau sudah tidak ada lagi kegiatan yang harus ia lakukan di sekolah ini, namun masih tak ada motivasi baginya untuk langsung kembali ke rumahnya, sehingga ia memilih untuk bersantai-santai saja di ruangan ini.

BRAK

gebrakan pintu yang semulanya tertutup rapat pun mengejutkan Nanda dari senderan duduknya. Ia menoleh, dan menemukan Zee di sana.

"Astaga Zee lo kenapa sih? Ngagetin orang lagi santai aja!" Sewot Nanda yang merasa ketenangannya diganggu secara tiba-tiba.

Zee tak membalas omelan Nanda tersebut. Sebaliknya, ia langsung menyodorkan softcopy dokumen yang ia lihat dari hape Brielle sebelumnya.

Pengumuman pelanggaran bulanan yang divisinya ketik dan pajang di bulletin sekolah. Dan sialnya, nama seseorang yang tak asing baginya ikut terselip di dalam tabel rincian tersebut.

FIONY ALVERIA - ALPA JAM PELAJARAN 4x, TELAT MASUK SEKOLAH 1x

"Ini kok Fiony masuk sini ya kak? Perasaan waktu aku rekap, absennya baik-baik aja kak?" Tanya Zee tanpa banyak basa-basi lagi.

Nanda yang sedang tak dalam posisi serius menjawabnya santai, "Itu data yang aku ambil dari guru-guru. Mungkin Fiony lupa tapping absen atau segala macem."

"Ini beneran gak bisa ada toleransi kak? Aku yakin ini ada kesalahan harusnya."

"Gak bisa dong Zee. Lu kan tau sendiri, pelanggaran bulanan datanya langsung masuk ke kesiswaan. Udah gak bisa diubah lagi."

"Ayolah kak sekali ini aja kak bantuin... Nanti aku jajanin deh kakk..." Zee memohon.

"Sumpah dah Zee, dibilang gua gak bisa. Lagian, itu kan yang berbuat pacar lu, kok lu yang mohon-mohon sih? Udah deh gausah bucin sok ngebelain gitu." Jawab Nanda ketus.

Zee mulai merasa tidak tenang. Jadwal kepergian bersama timnya ke Bali sudah kurang dari satu minggu lamanya.

"Konsekuensinya... Gimana kak?" Tanya Zee sambil menunduk melihat kembali isi hapenya. Sesuai dengan aturan sekolahnya, alpa sebanyak empat kali sudah bisa dikategorikan pelanggaran sedang.

"Yaa kayak biasa, kelas tambahan wajib minggu depannya." Jawab Nanda lagi.Minggu depan? Itu adalah ketika mereka menginjakkan kaki mereka di Bali. Tidak mungkin jika Fiony harus menghadiri kelas tambahan tak berguna seperti itu.

"Setiap pulang sekolah ya." Lanjut Nanda.

"Kak gak bisa diundur sama sekali kak konsekuensinya? Fiony harus izin minggu depan soalnya."

"Yaa gabisa izin lah artinya. Kan perizinan dicekal kalau ada jadwal kelas tambahan? Lu mau ngelawan kepsek Zee? Inget, lu udah bikin masalah sampe kena SP lho."

SIal. Sial sial sial. Zee mulai merutuki dirinya. Ia lupa sekolahnya ini memiliki pendisiplinan yang sangat ketat jika sudah membicarakan peraturan sekolah. pelanggaran yang kecil pun akan sangat terasa. mengingat juga, kepala sekolah mereka adalah tipe orang yang tidak akan mengubah keputusannya bahkan jika harus diancam sekalipun.

Namun fakta bahwa ia mengetahui pelanggaran Fiony tak lain merupakan bentuk human error Fiony, membuatnya tak bisa menerima pencekalan modelnya yang akan ikut bersamanya ke luar kota. Tak bisa ia membiarkan kesempatan emas ini berlalu.

In Return - JKT48Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang