16.Akhirnya kembali Normal

2.9K 159 0
                                    

💓Bad Boy and Bad Girl💓
by Yoo_Taeha










Sarada bersama geng nya memasuki gerbang sekolah dengan santai, walau pun delta kini sedang hamil, Dia harus tetap sekolah agar warga sekolah tidak Curiga dan rumor rumor jelek Bisa hilang.
“Hai” sapa Geng Boruto.
Sarada langsung menatap boruto dan geng nya dengan datar, begitu pun sahabat sahabat sarada, menatap geng boruto datar, kecuali delta dan Kawaki.
Kawaki langsung mendatangi delta
“Kenapa turun?” tanya Kawaki
“Gak Papa” ucap lembut Delta.
“Hahh.. Sayang.. Kau sedang hamil, jangan macam macam” ucap Kawaki pelan dan lembut.
“Kan ada kamu, jadi bisa jaga aku” ucap Delta lembut dan tersenyum, membuat wajah kawaki memerah.

“Ciee pake Aku-Kamu” Ucap chouchou dan Denki
“Ngikut bae lo anying” ucap mereka bersamaan kembali
“Au ah gelep” ucap mereka bersamaan lagi.

“DRAMA GRATIS DRAMA GRATIS!!” Ucap Sumire teriak.
“Ssssttt jangan ribut” ucap Mitsuki membengkap Mulut Sumire.
“Lepaskan tangan lo anjeng” ucap Sumire.
“Sudah ah ribut bat sih lo pada?!” ucap Shion
“Bilang aja pengen” Balas Iwabe
“DIH!” Ucap shion.
“Merepotkan” Ucap Dua orang insan.
“Lo ngikutin gw!” Ucap Yodo
“yang ngikutin gw tuh elu!” Ucap shikadai dan jadilah pertengkaran berlanjut antar geng Boruto dan Geng Sarada.

“Au ah gelep” ucap Sarada, sambil menutup wajahnya.
“Lagi seneng ya lo sar?” tanya Boruto dan diangguki sarada. Memang benar hari ini sarada lebih kelihatan ceria, Karena Sakki.

Flashback ---

Sarada pun akhirnya mulai baikan, ia memutuskan untuk segera Pulang kerumahnya.

-Dirumahnya-

PLAK!!

Tamparan keras mengenai Pipi Sakki, Ya sakki, Bukan Sarada.
Sarada yang melihat adiknya ingin dipukul langsung melindunginya, Mengorbankan punggungnya Tersakiti, Padahal dia baru saja sembuh,Sakki yang melihat itu terkejut.
“Sialan!” Umpat Sarada.
Sarada langsung menatap Sang Papa tajam.
“Kenapa kau memukulnya? Bukannya dia anak kesayang mu?” Ucap sarada dengan penekanan.
“SARADA SOPANLAH! AKU PAPA MU?!” Teriak Sasuke, membuat Sakki dan Sakura takut, namun tidak bagi sarada, Tak ada rasa yang menciut dalam dirinya.
“Lo? Papa gw? Hmm.. Baru sadar gw tuh.. Perasaan gw Gk punya orang tua deh?” ucap Sarada membuat sasuke terdiam.
“Sarada...”Lirih sakura.
Sarada langsung menarik Tangan Sakki pergi kekamarnya.

--Dikamar--

Nee-chan” ucap Sakki
Tapi sarada tidak mengubris, dia hanya fokus mengobati pipi sang adik.
“Selesai!” ucap sarada bahagia.
refleks Sakki memeluk sarada, Sarada terkejut. Tapi ia biarkan?karena baginya Adiknya lebih penting dari pada ego nya.
Nee-chan kenapa kau tidak membenci ku?” tanya sakki, membuat sarada cukup berfikir.
"Benar! Kenapa aku tidak membenci sakki? Bukan kah dia yang membuat aku dan Nii-chan ditelantar kan? AHHHH!! TIDAK TIDAK! BUKAN SAKKI!! Mereka saja yang tidak tau mengasuh anak yang benar!!" ucap sarada dalam batin.
Ia menatap sakki lalu tersenyum.
“Ntahlah” ucap sarada.

Flashback off--

Sarada hanya senyam senyum seperti orang gila.
“Sar lo sakit ya?” Tanya chouchou mulai kesal.
“gw baik baik aja kok” ucap sarada lompat lompat kecil sambil jalan
Dan geng sarada hanya saling menatap.












Tbc.
Dont forget VOTEMENT

Bad Boy and Bad Girl; borusara (✔️)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang