Claps

182 15 1
                                        

Pada suatu hari, sepasang suami istri yang masih muda yaitu Kyuhyun dan Seohyun pergi mendaki gunung. Saat matahari mulai tenggelam, mereka baru sadar bahwa mereka tersesat. Seohyun khawatir, tapi Kyuhyun mencoba menenangkannya dan meyakinkannya bahwa mereka pasti akan menemukan jalan kembali. Namun demikian, setelah berjalan selama berjam-jam, mereka masih tetap tersesat.

Saat itu, langit telah gelap. Sepasang Suami istri itu mulai putus asa. Mereka tidak memiliki peta atau kompas, mereka lupa membawanya. Seluruh pepohonan tampak sama di mata mereka. Saat mereka mulai kehilangan harapan, mereka sampai di sebuah kabin tua.

Kabin itu menimbulkan secercah harapan bagi Kyuhyun dan Seohyun. Tempat itu terlihat telah lama tidak ditinggali. Beberapa jendela telah pecah, sementara atapnya banyak yang runtuh. Kyuhyun mengetuk pintu depan, tapi tidak ada yang menjawab. Saat ia memutar kenop, pintunya membuka perlahan-lahan.

Di dalam, mereka mendapati keadaan rumah itu telah rusak. Ada sedikit perabotan, sementara lantainya ditutupi lapisan debu yang tebal. Saat pasangan suami istri itu menatap sekeliling dengan hati-hati, mereka mencium bau pengap.

Di dinding-dinding dari lantai sampai atap, ada tulisan grafiti. Tulisan itu berwarna merah yang berbunyi

" Mati! Mati! Mati! Mati! "

Suami istri itu merasa tidak nyaman. Dengan tangan gemetar, Kyuhyun mencoba menyentuh dinding. Ia bergidik saat menyadari bahwa cat yang disentuhnya belum kering.

Pasangan suami istri itu ketakutan, tapi mereka tidak tahu harus pergi kemana lagi. Mereka menyadari bahwa gunung sangat berbahaya pada malam hari, ada banyak binatang liar yang sedang mencari mangsa di hutan. Mengabaikan tulisan menakutkan di dinding, mereka memutuskan untuk tinggal semalam di sana.

Mereka lalu naik ke lantai atas. Di lantai atas, mereka menemukan matras yang telah dimakan ngengat dengan sprei yang telah kotor. Mereka membungkus diri mereka dengan potongan karpet tua agar tetap hangat. Mereka lalu berbaring sambil berpelukan di atas matras hingga akhirnya jatuh tertidur.

Kadangkala saat tengah malam, mereka dibangunkan oleh suara gemerisik yang aneh. Suara itu seperti seseorang atau sesuatu sedang bergerak berkeliling di luar kabin.

" Oppa, apa kau dengar itu? " tanya Seohyun ketakutan. " Kupikir ada seseorang di luar sana. "

Kyuhyun mendengarkan beberapa saat, tapi ia tidak bisa mendengar apa pun. Ia turun dari tempat tidur, lalu berjalan ke arah jendela. Saat itu di luar telah gelap, sehingga ia tidak bisa melihat apa pun. Ia kemudian membuka jendela dan melongokkan kepalanya keluar jendela.

" Siapa di sana? " tanya Kyuhyun was-was.

Tidak ada jawaban.

Ia baru saja akan kembali ke tempat tidur saat Seohyun berkata, " Mungkin orang itu tidak bisa berbicara... "

Kyuhyun kembali ke jendela dan berkata, " Apakah ada seseorang di sana? Bertepuklah sekali jika iya dan dua kali jika tidak. "

Ia menajamkan pendengarannya. Bintang-bintang berkelap-kelip di langit malam. Sementara itu, jangkerik mengerik dengan keras.

Tiba-tiba, ia mendengar suara sebuah tepukan yang keras.

Kyuhyun berbalik ke arah Seohyun dengan terkejut dan berkata, " Kau benar. Ada seseorang di luar sana. "

Ia mencondongkan tubuhnya keluar jendela, matanya mengamati ke arah kegelapan. Ia tidak bisa melihat apa pun saking gelapnya.

" Apakah kau pemilik kabin ini? " tanyanya.

Prok! Prok!

" Apakah kau laki-laki? "

Prok! Prok!

" Jadi kau perempuan? "

Prok! Prok!

" Apakah kau manusia? "

Prok! Prok!

Keringat dingin membasahi tengkuknya. Ia menelan ludah, " Apa kau ke sini sendirian? "

Prok! Prok!

" Berapa banyak yang bersamamu? Tepuk sekali untuk satu orang... "

Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!

Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!

Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!

Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!

Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!

Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!

Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!

Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!

Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!

Prok! Prok! Prok!

Based on creepypasta

Serpihan KisahCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang