Chapter 12 {masalah}

6.1K 313 10
                                        

"Sehun" panggil Lisa memeluk sehun erat membuat rose kebingungan.

"Sehun aku merindukanmu!" pekik Lisa melepaskan pelukanya dan ia mulai memperlihatkan muka imutnya itu.

"hey kau kemana saja? Dulu kenapa kau pergi begitu saja. Aku kira kau diculik membuatku khawatir Lalisa." ucap Sehun mengelus rambut Lisa gemas.

Rose baru sadar kalo namja itu adalah namja yang selalu diceritakan oleh lisa, yaitu Oh sehun. Rose harus berterimakasih pada Sehun karena ia bisa membuat Lisa ceria lagi. Tak seperti kemarin.

Rose melihatnya adem ayem, ia rasa Sehun cocok dengan Lisa.

"permisi disini masih ada orang hehe" ucap Rose tersenyum lebar, Lisa yang peka langsung memperkenalkan Rose pada sehun.

"Sehun ini kakakku dia sangat baik padaku. Panggil saja Rose. Dan ini Sehun yang aku ceritakan rose." ujar Lisa sangat bahagia karena bisa bertemu lagi dengan sehun. Ia kira dia tidak akan bertemu lagi. Sehun dan Rose pun berjabatan tangan.

"Sehun terimakasih telah menolong adikku" ucap Rose, Sehun hanya mengangguk.

"Sehun! Kita ke cafe dulu yuk biar enak ngobrolnya"

"yah maaf Lisa sekarang aku ada urusan yang gak bisa ditinggalin. Lain kali aja yah, aku janji " jelas Sehun harus kembali kerumahnya karena ibunya sedang sakit.

"hm janji ya. yaudah aku ama rose pamit ya. Bye, see you" ujar Lisa mencium pipi sehun dan langsung ngacir ke parkiran.

Tanpa sadar ada sepasang mata yang melihat kemesraan mereka, wajahnya memerah seperti menahan emosi.

----------------------------------------

Rose dan Lisa sedang berada dikamar Lisa menonton film romance. Tapi mereka mendengar suara kegaduhan dibawah sana ia penasaran. Akhirnya mereka turun ke bawah, owh ternyata ia jennie dan jisoo baru pulang dari rumah sakit. Rose diam didekat tangga hanya melirik tanpa membantunya, sedangkan Lisa ia langsung bantu membopong Jennie ke kamarnya.

"YA-- ROSE KENAPA KAU TIDAK MEMBANTU JENNIE" teriak Jisoo berhenti didepan Rose.

"kenapa? Kenapa aku hrs membantunya? Why? Why? " Ketus Rose

"lagian sudah ada Lisa dan Kamu kan? Jadi kenapa aku harus ikut membantunya " lanjut Rose. Jisoo tak percaya bahwa Rose mulai menantangnya.

"diakan bisa jalan sendiri"

lagi lagi Rose berkata membuat Jisoo tambah geram.

"YA BICARALAH DENGAN SOPAN PADA EONNIEMU ROSE" bentak Jisoo pada Rose.

"HAHA untuk apa?" Ucap Rose menantang, Lisa tidak percaya dengan sikap Rose.

PLAKK

"terus kak, itu belum sebanding dengan Lisa yang ia rasakan selama ini!"

Rose lagi lagi menantang. Padahal Jisoo sudah menamparnya. Lisa memisahkan mereka tapi tidak bisa karena Rose terus mencegahnya.

"kak apa kau tak sadar hah! Lisa itu selalu dibedakan oleh Appa. Tau penyebabnya karena apa? Itu karena JENNIE kak, ia selalu disayang oleh Appa—tapi apa kak, Lisa selalu ditampar dan dibiarkan ap--"

Plakk

Belum rose selesai tapi tamparan Jennie sudah mendarat dipipi Rose. Ke2 kalinya rose ditampar.

"coba kalian menjadi Lisa. Pasti rapuh kak RAPUH. Waktu Lisa hilang 2 hari apa ada yang peduli, dan mencarinya? Engga kan. Sedangkan kak Jennie yang sakit, Appa rela tinggalin meeting pentingnya di amerika demi nya, Lisa juga keluarga kami. Ia berhak mendapatkan kasih sayang," emosi Rose meluap, ia tidak bisa menahan emosinya saat ini.

FAKE NERD.(NO)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang