15. FAMILIAR

55 19 0
                                    

[JANGAN LUPA FOLLOW KARENA ADA BEBERAPA PART YANG AKAN DIPRIVATE DAN JANGAN LUPA VOTE AND COMMENT YA, KARENA ITU BERHARGA BANGET BUAT SAYA❤ SELAMAT MEMBACA❤]

15. FAMILIAR

"Selamat pagi Auristella..." sapa Kenzo dengan riangnya.

"Hm."

"Hm doang? Mau jadi Nisa Sablon?"

"Shut up, gue lagi malas bicara."

"Itu barusan lo bicara," tutur Kenzo dengan menyebalkannya.

Ella menghela nafas jengah. Menurutnya, Kenzo itu terlalu banyak bicara. "Terserah lo."

Gadis berambut panjang itu mempercepat langkahnya agar lebih dulu sampai di kelas dari pada Kenzo. Pagi ini ia benar-benar sedang tidak ingin diganggu oleh siapapun.

"LA!"

Belum saja Ella menginjakan kakinya di dalam kelas, tetapi suara Laras sudah lebih dahulu memanggilnya.

Ella membalikkan tubuhnya dan menemukan Laras dan Nadya yang sedang bertumpu pada lutut sembari mengatur nafas yang tidak beraturan. Dengan Kenzo dan Dipta yang tampak berjalan santai di belakang mereka.

"Apa?"

"Itu–"

Belum sempat Laras menyahuti, suara ricuh dari seisi kelas kembali terdengar. Banyak murid laki-laki yang sudah berjalan keluar kelas untuk menyaksikan kehadiran seorang murid baru yang terlihat lebih cantik melebihi Laras, murid tercantik di SMA Harapan. Sontak, membuat membuat Kenzo dan Dipta merasa penasaran. Kedua laki-laki itu pun langsung memandang murid baru yang dimaksud dengan mulut yang terbuka lebar.

"Laras, liat deh. Ada cewek yang lebih cantik dari lo!" pekik Dipta kesenangan.

"Kira-kira dia mau nggak ya jadi pacar gue?" tanya Dipta, berharap.

"Jangan berharap terlalu tinggi Dipta, nanti jatuhnya sakit loh," peringat Nadya pada Dipta.

"Jangan 'kan jatuh, dihempas ke tanah berkali-kali aja gue udah sering ngalamin kok, Nad. Jadi, lo tenang aja," ucap Dipta dengan bangganya.

"Nadya iyain aja deh, soalnya umur nggak ada yang tau."

Kenzo terdiam, terlihat memikirkan sesuatu. Namun matanya tak lepas dari murid baru yang sedang dikerubungi beramai-ramai oleh murid laki-laki, bak gula yang dihinggapi semut.

"Kenapa, Ken?" tanya Dipta heran.

"Cewek itu" tangan Kenzo mengarah pada murid baru. "dia terlihat familiar di mata gue," ucap Kenzo.

Ella yang mendengar ucapan Kenzo langsung menatap murid baru itu. Matanya membola, seolah tak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.

"KENZO!"

Kenzo tersentak kaget saat murid baru itu memeluknya dengan erat seolah tak ingin melepasnya.

"Le-lepasin gue!"

Kenzo berusaha melepaskan dirinya dari pelukan murid baru itu, "Lo apa-apaan, sih?!" sentak Kenzo tajam saat pelukannya sudah terlepas.

"Ken, ini gue! Lo lupa sama gue?" pekik murid baru itu tak percaya.

"Lo siapa sih?!" nada suara Kenzo terdengar ketus.

"Lo beneran nggak ingat sama gue?"

Kenzo menggeleng pelan.

"Seriously?"

"Lo siapa dah?" ucap Kenzo yang mulai kesal.

"Ya ampun! Gue sahabat lo waktu SD dulu!" sergahnya tak santai.

My Sunrise [Hiatus]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang