[JANGAN LUPA VOTE AND COMMENT YA, KARENA ITU BERHARGA BANGET BUAT SAYA❤ SELAMAT MEMBACA❤]
16. RUMAH KENZO
"Ini bukan rumah gue, 'kan?" tanya Ella saat Kenzo memberhentikan motornya tepat di depan rumah yang begitu megah dan waow!
Setelah mendengar pertanyaan dari gadis di belakangnya, Kenzo langsung turun dari motornya.
"Yang bilang rumah lo siapa, Markonah?" tanya Kenzo balik dengan wajah angkuhnya. Ella berdecak jengkel. Kenzo itu benar-benar menyebalkan!
Ella mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut rumah bertingkat tiga. Rumah itu menggunakan desain yang sangat elegan hingga membuatnya terlihat sangat menakjubkan.
"Ini rumah lo?" tanya Ella masih takjub dengan rumah di depannya.
"Bukan."
"Terus ini rumah siapa?"
"Rumah Orang Tua gue," jawab Kenzo dengan enteng.
"Sialan."
"Apasih, La? Ini 'kan memang rumah Bokap dan Nyokap gue."
"Terserah lo!"
"Kuy lah masuk." Kenzo menarik lengan Ella agar segera mengikutinya masuk ke dalam rumah.
"Assalamualaikum Kanjeng Bunda, Kenzo yang ganteng udah pulang!"
Tak lama suara langkah kaki lari-larian dari lantai atas rumahnya terdengar. Muncul lah seorang gadis kecil dengan tangan memegang boneka barbie.
"A'a!" teriaknya.
Gadis kecil itu berlari kegirangan sembari merentangkan kedua tangannya menghampiri Kenzo dan Ella. Tak lupa ia terus berteriak heboh memanggil nama Kenzo.
"A' kenapa balu pulang, thih?" tanyanya dengan wajah cemberut.
"Suka-suka A'a dong mau pulang telat apa nggak. By the way, why are you here?" tanyanya saat gadis itu memeluk kakinya dengan erat. Kenzo langsung mengangkat tubuh gadis itu ke dalam gendongannya.
"Kata Mama, Ala thekalang tinggal di thini thama A'a dan Bunda," jawab gadis itu dengan logat cadel-nya.
"Bukannya lebih enak tinggal di Kanada daripada di Indonesia?"
Gadis kecil itu tampak menghela nafas, "Iya. Ala thuka tinggal di Kanada, but I mith you!" gadis itu memeluk leher Kenzo erat.
"Miss you too," jawab Kenzo tersenyum hangat.
"Mana Bunda?" tanya Kenzo pada gadis kecil itu.
"Ada. Di atath sama Mama Ala."
"Oh. Kenalin, Cil. Ini namanya teh Ella."
"Tante Ella?" ulang gadis itu.
Seketika Kenzo langsung melototkan kedua matanya tak santai. "Bukan! Namanya
Teh Ella tau!""No, Ala mau panggil Tante!"
"Ara! Yang sopan!"
Sebuah seruan terdengar, membuat Kenzo, Ella dan Ara langsung menatap ke arah sumber suara. Seorang wanita cantik berjalan mendekati mereka bertiga.
"Mama, Tante ini thiapa?"
"Ara!"
Ara menunduk. "tholly," ucap Ara pelan.
Mama Ara tersenyum canggung ke Ella. "Saya mohon maaf, karena perilaku anak saya," ucap wanita itu pada Ella.
"It's okay, just child," jawab Ella seadanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Sunrise [Hiatus]
Teen Fiction"Kenapa?" "Kenapa apa?" tanya Kenzo balik pada gadis di hadapannya. "Kenapa suka gue?" Kenzo memasang senyum di wajah tampannya, "Gue rasa cinta nggak perlu alasan, that's stupid." °°° Seorang gadis berparas cantik yang memiliki sorot mata datar, d...