"Aku hamil." Ucapku menunduk.
"Kau sangat pandai membuat lelucon" Yoongi terkekeh
"Aku tidak sedang lelucon Yoongi, Aku Hamil!" Jawabku sambil mengangkat kepalaku dan menatapnya dengan serius.
"Tidak mungkin, Apa benar itu anakku?" Ucapnya masih de...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(kookii"s Calling)
"Yeoboseyo? Kookie...? Wae?"
"Noona.. kau dimana? Aku tidak melihatmu hari ini"
....
"A..aku meminta cuti untuk 1 minggu, nanti aku akan kembali bekerja lagi"
"Ahh.. berarti kau ada dirumah, bolehkah aku kerumahmu setelah konser?"
"Untuk?"
"Suga hyung"
"Suga mau kerumahku?"
"Ahh..aniya , aku yang kerumahmu, untuk membicarakan suga hyung"
Aku tertawa malu, sebegitu berharapnya aku untuk dihampiri suga.
"Datanglah, kebetulan eomma ku juga sedang ada disini menemaniku"
"Oke oke, setelah semua ini selesai aku akan langsung kesana"
"Ingat pesanku! Bahagiakan semua penggemarmu tanpa melukai dirimu sendiri kookie!!"
"Hahahaha... Oke noona, see ya"
Tuuttt.
Aku membantu eomma untuk memasak, ia memasakanku sup ayam pagi ini, ah ya.. appa ku sudah meninggal saat aku masih kecil, hanya eomma yang ku miliki sekarang, namun ia lebih memilih tinggal sendiri dibandingkan bersamaku.
"Hooeeekkk...."
Aku membekap mulutku karena mual yang sangat menyiksa, sambil berlari ke kamar mandi untuk memuntahkannya. Sialnya tidak bisa, namun aku mqsih sangat merasa mual.
Eomma datang menghampiriku, dengan tatapan sedih dan tidak tega, ia mengelus lembut punggungku dan memijat leherku.
"Gwenchana??" Tanya nya, aku hanya mengangguk lemah.
"Ahh.. eomma, apa semenyiksa ini?" Tanyaku, ia menangkup kedua pipiku dan tersenyum.
"Ini yang eomma rasakan dulu saat mengandungmu, kau tidak boleh mengeluh" ucapnya lembut sambil mengelus pipiku, mataku berkaca-kaca, dan tumpah.
"Tapi saat eomma seperti ini ada appa yang menemani... Aku? Bahkan appa dari anak ini saja tidak mengakuinya" Ucapku di iringi isak tangisku.