Chapter 6

3.9K 247 10
                                        

Hingga akhirnya panggung dipakai untuk latihan Bangtan, aku takjub dengan konsep yang mereka ambil untuk tahun ini. Namun saat latihan Boy With Luv, salah satu lighting jatuh .

PRAAANGGGGG.

Mengenai salah satu member, aku sangat terkejut dengan apa yang kulihat, refleks aku juga ikut lari menghampiri Jimin. Ya Lampu itu mengenai Jimin.

Jimin memegangi lengannya yang berdarah akibat jatuhnya lighting , untungnya Lighting itu tidak tepat jatuh diatas kepala Jimin, lengannya terluka dan ia shock.

"Jimin-ah! kau tidak apa apa?" Tanyaku khawatir.

"aahh... perih...." Jimin meringis sambil memegangi lengannya, gladiresik ditunda karna kejadian ini, pihak acara mengecek lebih rinci agar kejadian ini tidak terjadi besok.

Para member memutuskan untuk ke belakang panggung untuk mengobati lengan Jimin, ia meringis perih, lukanya tak cukup parah namun perih .

"Ya! Bagaimana bisa acara besar seperti ini sangat teledor?!" Omel suga, aku mengusap punggungnya seraya menyuruhnya tenang.

"Seharusnya para kru sangat teliti untuk pemasangan Lighting! Ini sangat berbahaya jika terkena kepala" suga masih kesal, karena ia seakan tidak terima dengan insident ini.

Aku tau , pasti mood mereka rusak karena ini, ahh sangat disayangkan sekali, Suga terlihat sangat kesal dengan wajah gusarnya, aku masih disampingnya, menahannya agar dia tidak terlalu emosi.

Jimin sudah diobati oleh tim medis, mereka berkumpul untuk teknikal meeting secara dadakan, apa jimin masih bisa tampil dengan luka di tangannya?

"Park jimin kau masih bisa tampil untuk besok?" Tanya salah satu kru.

"Kuharap luka ini cepat mengering agar besok aku bisa tampil dengan maksimal, sejauh ini , tidak terlalu parah, rasa perihnya pun memudar, lagipula besok kita tampil di akhir acara, kurasa aku bisa" jelas jimin dengan yakin.

"Maafkan pihak kami untuk kejadian ini, Ini benar-benar diluar dugaan kami, tidak ada sabotase dan lain-lain, ini murni kesalahan kru kami yang kurang teliti memasang lighting" Jelas salah satu penanggung jawab acara.

"Kami maafkan, tapi tolong lebih teliti untuk pengecekan pemasangan lighting atas, sangat berbahaya jika ini terjadi, kuharap artis manapun tidak mengalami kejadian ini" ucap RM.

"Baik.. kami akan melakukan pengecekan extra, dan Bangtan 30 menit lagi untuk kembali Gladiresik bisa?" Tanya kru.

"Bisa... panggil saja jika sudah waktunya" jawab Rm.

Hening, saat Teknikal meeting selesai mereka semua sibuk dengan ponsel masing-masing, masih dengan wajahnya yang tidak enak, mood mereka masih buruk.

"Yoongi...." panggilku lembut, dia hanya merespon dengan menaikan alisnya.

"Bolehkah aku kembali ke hotel?" Pintaku.

"Tidak" Jawabnya singkat, tanpa menoleh ke arahku sedikitpun, aku menurut , karena mood nya sedang tidak baik, jika aku merengek untuk kembali ke Hotel, kami akan bertengkar sampai besok, dan pasti berpengaruh dengan mood nya, aku tidak mau itu terjadi.

Setelah 30 menit berlalu, mereka kembali keatas panggung, aku sangat takjub dengan konsep mereka tahun ini sangat luar biasa, Jimin berlatih sebaik mungkin walaupun tanganya cidera.

Setelah gladiresik selesai, kami semua kembali ke hotel, untuk istirahat, mereka pasti sangat lelah sekali apalagi dengan insident yang menimpa jimin, Tenaga emosi mereka keluarkan tadi.

(MIN)E SUGA / (MIN)E YOONGI (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang