Entah sudah berapa ratus kali Jennie menghembuskan nafas berat dan mengubah posisi berbaringnya malam ini. Semenjak kembali dari pesta bersama Yoongi dua jam yang lalu, satu menit pun kedua mata indahnya sama sekali tidak bisa terpejam. Suasana di ruang pesta tadi masih lekat membayang di otak Jennie membuat ia tidak tenang.
Tatapan Taehyung di tengah pesta tadi masih sanggup membuat Jennie bergidik ngeri hingga kini. Kali ini Jennie yakin, ia tidak terlalu percaya diri ketika ia berkesimpulan bahwa Taehyung terus saja menatapnya selama pesta karena memang itulah yang terjadi. Oke, lengan lelaki itu bisa saja melingkar sempurna di pinggang ramping Yerin, namun mata elangnya tak pernah lepas dari Jennie dan Jennie berani bertaruh untuk itu.
Jennie sungguh sangat tidak menyangka jika dunia yang ia tinggali ternyata memang sekecil ini. Diantara ratusan atau mungkin ribuan lelaki bernama Taehyung di Seoul, entah kenapa Jennie dan Yerin harus terlibat pada Taehyung yang sama. Bukan, Jennie bukan cemburu karena ternyata Taehyung adalah kekasih Yerin. Lebih dari itu, Jennie merasa bebannya semakin bertambah karena ternyata pembuat kekacauan terbesar dalam hidupnya tidak lain adalah kekasih dari calon adik iparnya sendiri.
Oh tuhan, lebih buruknya lagi Jennie bahkan sudah pernah tidur bersama dengan kekasih dari adik Min Yoongi itu. Sudah dapat di pastikan jka nanti suatu saat kebusukannya itu terbongkar maka Jennie tidak hanya menyakiti Yoongi, namun ia juga akan menyakiti Yerin, wanita cantik dengan hati bagaikan malaikat itu.
Mengingat hal tersebut membuat Jennie meringis menahan tangis. Di tariknya selimut tebal yang ia gunakan hingga menutupi kepala. Di dalam hati Jennie bertanya-tanya, apa dosa yang pernah ia perbuat di kehidupannya yang lalu? Apakah Jennie seorang pembunuh? Perampok? Atau jangan-jangan ia adalah wanita penggoda? Hingga pada kehidupan yang sekarang tuhan dengan tega nya mempertemukan Jennie dan Taehyung yang sudah membawanya ke dalam situasi sulit seperti ini.
Jennie sudah sangat jahat, jahat pada Yerin dan Yoongi.
Hingga perlahan fajar mulai muncul di peraduannya mata Jennie juga tetap tidak dapat ia pejamkan dengan sempurna. Alhasil semalaman Jennie tak mengenal kata tidur.
Dering ponsel nya yang terlalu nyaring sontak segera membuat Jennie bangkit dari posisi berbaring nya. Mata wanita cantik itu tampak lelah lengkap dengan lingkaran hitam di sekelilingnya semakin memberi tanda bahwa tadi malam ia tidak tidur sama sekali. Dengan sedikit keraguan Jennie menarik ponsel yang sejak kemarin malam ia letakkan di atas nakas.
Alis Jennie bertaut melihat nama sangat penelepon.
DONT ANSWER
Itulah yang tertulis di sana. Sempat ragu sesaat, namun setelah mengingat siapa pemilik nomor dan juga nama tersebut dengan segera Jennie menggeser tanda hijau di layar ponselnya.
"Kebetulan sekali kau menelepon" Ucap Jennie tanpa berbasa-basi.
"Hei, setidaknya ucapkan dulu good morning untuk ku sweety" sahut seseorang di seberang sana yang langsung membuat satu sudut bibir Jennie tertarik ke atas karena merasa jijik dengan ucapannya.
"Ayo bertemu siang ini"
"Apa? Kau mengajak ku bertemu?"
"Ada yang harus kita bahas. Jadi kau harus datang ke alamat yang nanti akan ku kirimkan"
"Bagaimana bertemu di apartemen ku saja? Kita bisa bebas melakukan apapun Sweety"
Benar, memang Kim Taehyung lah orang yang tadi menelepon Jennie dan membuat Jennie merasa jijik pagi ini.
"In your dream Kim Taehyung" balas Jennie sengit.
"Oke, kau ingin kita bertemu di mana segera kirimkan alamat dan jam berapa kita harus bertemu. Aku harus kembali siap-siap dan pergi ke kantor"
KAMU SEDANG MEMBACA
TRAPPED || (Tersedia di playbook)
FanfictionWARNING ⚠️ KONTEN DEWASA 21+ 🔞 Dan di sinilah kisah mereka di mulai. Kepulangan Jennie ke negara asalnya untuk menemui kekasih yang sudah hampir tiga tahun ia pacari itu ternyata membawa Jennie ke kisah lain. Terjebak dengan pria superior yang memb...
