1.4

6.2K 593 49
                                        

"Oh shit!!!"

Jennie terkejut bukan kepalang ketika dia baru saja keluar dari kamar tidur dan mendapati Taehyung tengah duduk tenang di ruang TV apartemen nya. Mangkuk plastik kecil yang tadi Jennie bawa dari kamar pun sampai terlepas dan jatuh ke lantai dan menimbulkan bunyi yang seharusnya cukup bisa membuat orang bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.

Kim Taehyung, seolah tidak perduli dengan reaksi yang Jennie tunjukkan dia tetap melanjutkan aktivitas nya. Duduk bersandar di sofa, dan memakan cemilan pedas yang dia jadikan teman menonton Televisi sejak setengah jam yang lalu. Wajahnya yang terlihat tanpa beban seolah  menunjukkan tidak ada hal aneh yang terjadi. Meskipun kini ia sedang berada di apartemen orang lain, bukan di rumah pribadi nya.

"Kim Taehyung! Apa yang kau lakukan di apartemen ku" tegur Jennie yang sudah berdiri persis di hadapan Taehyung.

"Hei, kau sudah bangun?"Taehyung tersenyum kecil dan ikut berdiri di hadapan Jennie.

"Stop berbasa-basi, apa yang kau lakukan di apartemenku siang-siang begini?"

"Menunggumu bangun. Ah ya dan tolong di ralat, kau tentu ingat ini adalah gedung apartemen ku dan ini sudah hampir sore hari"

Jennie mendengus kesal mendengar jawaban yang Taehyung berikan. Selalu ada kesan sombong dari cara lelaki itu berbicara. Lagi pula, untuk apa dia harus mengingatkan bahwa ini adalah gedung miliknya? Jennie juga sudah tahu karena baru semalam lelaki itu memberitahu nya. Namun meskipun ini adalah gedung milik Taehyung, unit yang Jennie tempati sekarang kan milik Yoongi, Yoongi sudah membelinya.

"Kau sudah makan?"

Pertanyaan Taehyung kembali mengambil perhatian Jennie yang sempat teralih. Meskipun ada sedikit rasa malas, Jennie tetap mengangguk menjawab pertanyaan Taehyung.

"Kapan?"

"Siang, sebelum tidur"

"Malam?"

Jennie menghela nafas kesal dan berlalu meninggalkan Taehyung untuk pergi ke dapur. Tak menunggu lama, sepersekian detik setelahnya pun Taehyung menyusul langkah Jennie.

"Jen, kalau malam bagaimana?" Ulang Taehyung.

"Sekali ini aku benar-benar percaya tuhan itu adil" cicit Jennie yang membuat Taehyung menautkan alis.

Langkah Taehyung terhenti tepat di depan mini bar. Sementara itu Jennie mencari minuman dingin di dalam kulkas dan meminumnya dalam satu tegukan.

"Iya, kau memang kaya, tapi ku rasa kau bodoh"

Taehyung terdiam, membiarkan Jennie melanjutkan ucapannya.

"Kau lihat sendiri kan? Ini belum malam. Tentu saja aku belum makan malam. Dan juga aku baru keluar dari kamar" lanjut Jennie.

Taehyung yang secara terang-terangan sudah di sebut bodoh oleh Jennie tidak menjawab apapun. Lelaki itu hanya mengangkat kedua bahunya singkat sebelum menyambar minuman dingin dari tangan Jennie dan menenguknya hingga habis tak bersisa.

"Kalau begitu bersiap-siap lah. Kau akan pergi makan malam bersama ku" ujar Taehyung setelahnya.

Lelaki tampan itu menatap Jennie dalam seolah dengan tatapan itu ia bisa mengurung Jennie dan wanita itu tidak bisa pergi darinya. Sementara Jennie yang mendengar ucapan Taehyung tadi menggeleng dengan cepat.

"Tidak, aku tidak akan kemana-mana malam ini. Yoongi akan pulang ke mari nanti" tolak Jennie cepat.

Taehyung berdecak kesal sebelum meletakkan gelas minumannya tadi dengan kasar ke atas meja. Dia tidak suka di tolak, apalagi jika yang menolaknya adalah Jennie.  Dan alasan Jennie menolaknya adalah karena Yoongi?

 TRAPPED || (Tersedia di playbook)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang