Hari ini mereka mencari cara untuk mengambil kembali roh adiknya, aldo. Mereka menunggu wewe gombel itu datang diwaktu magrib. Waktu mereka sangat tepat orangtua andi dan adiknya sedang tidur.
Tak lama kemudian muncul lah wewe gombel itu dari langit. Wewe itu sangat menyeramkan.
Wujudnya seperti manusia bersayap dengan badan yang tinggi dan tubuhnya berwarna hitam.
"Kembalikan roh adikku!!" seru Andi pada wewe gombel.
"Hahahaha... Kalau mau roh dia kembali kau harus memberikanku bayi!" balas wewe itu.
"Ya sudah kembalikan sekarang"
Ucap Fahri.
"Baiklah" ucap wewe gombel itu.
Wewe gombel itu mengeluarkan roh aldo yang terlihat seperti asap putih dari dalam tubuhnya.
Dan mendorong roh itu kerumah Andi. Andi masuk kedalam dan mengambil boneka bayi milik sepupunya, kelly.
Wewe gombel itu mengambil boneka bayi itu dan pergi terbang ke langit. Wewe gombel itu tidak sadar bahwa itu adalah boneka bayi.
Mereka langsung masuk kerumah Andi untuk melihat kondisi adiknya. Aldo tiba² terbangun dan menghampiri kakaknya.
"Kakak ngumpet dimana sih?" tanya Aldo.
"Dilemari" jawab Andi.
Andi langsung memeluk adiknya.
Andi berterimakasih pada fahri karena dia yang telah membuat rencananya. Tiba-tiba hujan deras turun. Fahri tidak bisa pulang kerumahnya karena hujan deras serta angin kencang.
Fahri mengirim pesan pada ibunya agar mengijinkannya nginap dirumah Andi. Akhirnya Fahri menginap dirumah Andi.
Mereka berdua tidur diruang keluarga memakai kasur busa.
"Tok.. Tok.. Tok.." suara ketukan pintu depan.
Fahri bangun dan melihat jam,
Sekarang jam 00.05. Fahri melihat kedepan karena berfikir itu sodara Andi. Saat Fahri membuka pintu itu tidak ada siapa² sepi, sunyi. Fahri merinding dan langsung menutup pintu dan dan memasang kamera di atas lemari untuk menangkap video seseorang yang tadi mengetuk pintu. Fahri pun kembali tidur.
Keesokannya Fahri cerita pada Andi dan mengambil kamera diatas lemari itu. Tapi tidak ada kamera.
"Pas malem aku simpan kamera diatas lemari itu" ucap Fahri.
"Kamera apa? Kamu kan kesini ga bawa kamera, lagipula ayhku juga gapunya kamera! kamera dari mana?" ucap Andi.
"Iya sih aku liat ada kamera dilantai" ucap Fahri.
"Itu cuma mimpi kali" ucap Andi.
"Mungkin..." ucap Fahri.
Fahri pamit pada keluarga Andi karena ingin pulang. Fahri berterimakasih pada orangtua Andi sudah mengijinkanku nginap dirumahnya.
------------------------------------------------------
Gimana guys ceritanya??
Serem ga? Apa mau yang lebih serem? Kalian tinggal komen selanjutnya ceritanya mau sadis serem atau ngagetin.
Salam,
Rezki Ram
KAMU SEDANG MEMBACA
MISTIS
TerrorAndi mencoba membuka mata batinnya bersama temannya namun tidak berhasil. Diperjalanan Andi terjatuh kedalam lubang kuburan yang basah karena hujan. Teror pun berdatangan sampai membuat Andi celaka Penasaran? Baca sekarang! Jangan lupa kasih vote y...
