1. MEMBUKA MATA BATIN

852 27 3
                                        

Andi dan sahabatnya pun membaca mantra tersebut lalu tidak terjadi apa apa. Mereka mengulangi lagi dan tidak terjadi apa apa. Tiba tiba hujan lebat turun.

"Aduh gimana nih sudah hujan!" ucap Fahri.

"Iya Dav sudah hujan aku pulang yah" ucap Andi.

Mereka diperjalanan menuju pulang, dijalan sangat sepi sekali lalu aku mendengar seperti ada yang minta tolong lalu aku dan Fahri berlari ketakutan.

"Kita potong jalan yuk biar cepat sampai!!" Ucap Andi.

"Mmm.... Tapi kan itu lewat kuburan, hmm... Yaudah lah".

Hujan pun semakin lebat.

"Aduhh" Andi terjatuh kedalam lubang kubur.

"Andii!!!" ucap Fahri sambil teriak.

"Fahri tolong" ucap Andi sambil mengangkat tangannya.

Fahri menarik tangan Andi. Wajah dan tubuhnya penuh dengan tanah yang basah. Andi mengusap wajahnya.

Andi dan Fahri pun sampai dirumah.

Kring... Kring... Kring... Jam baker berbunyi. Andi pun pergi mandi, memakai seragam dan sarapan. Saat sampai disekolah Andi terkejut dia bisa melihat hantu yang kelihatannya sedang menunggu Andi datang.

"hah kok berhasil yeayy!" ucap Andi.

Tapi Andi sedikit takut jika melihat sosok yang bermuka hancur. "Prakk!" ada yang memegang pundak Andi, Andi pun menengokkan kepala ke belakang ternyata tidak ada siapa-siapa lalu ia menengok ke depan lagi ada sosok berwajah hancur dan seram dengan penuh darah diwajahnya, Andi berlari ketakutan dan dia selalu melihat kebelakang saat berlari karena takut diikuti oleh hantu itu.
"Brukkk" Andi menabrak sahabatnya Davi dan Fahri.

"Aduh, kamu kenapa kok kayak ketakutan gitu?" tanya Davi.

"A..a..aku abis liat hantu!" jawab Andi sambil ketakutan.

"Ah masa sih tapi kok aku gabisa liat" balas Fahri.

"Iya sih!" balas Davi juga.

"waktu itu aku dan Fahri pulang lewat kuburan terus aku jatuh dilubang kuburan dan pingsan juga, apa jangan-jangan aku...aku kena tanah kuburan?" jawab Andi sambil ketakutan dan bingung.

"Hayo..loh.." ucap Davi dan Fahri.

Tiba tiba ada seseorang mendekati mereka "Nggak apa-apa aku juga sering melihat hantu" jawab seseorang kepada Andi.

"Kamu siapa?" tanya Andi.

"Kenalin aku kevin" ucap dia sambil mengangkat tangannya.

"Aku Andi" jawab Andi.

"Oh iya tadi kamu bilang nggak apa-apa? Memangnya kamu bisa melihat hantu?" tanya Andi.

"Iya jadi dari kecil aku udah bisa lihat hantu, aku juga sering diteror sama hantu, tapi aku belajar untuk tidak takut dengan mereka" Jawab Kevin.

Ting...ting...ting... Bel masuk berbunyi. Andi pun selalu bermain dengan Kevin karena Kevin lebih baik daripada Davi dan Fahri. Davi pun kesal dan dia tidak mau berteman dengan Andi lagi.

Ting...ting...ting.. Bel istirahat berbunyi Andi menemui Kevin untuk jajan bersama lalu Kevin bertanya kepada Andi, "Andi mereka temen kamu?".

"Iya" jawab Andi.

"Mmm... Maaf yah tapi kok mereka tidak dekat sama kamu" tanya Kevin.

"Iya aku juga bingung kenapa mereka gitu ke aku, mereka juga suka jail dan ngejek aku" jawab Andi sambil bersedih.

"Sabar ya" ucap Kevin.

Tiba-tiba...
"hahaha dasar orang aneh manusia kok suka hantu" ejekan Davi dan Fahri sambil melewati mereka.

Lalu Fahri dan Davi tiba-tiba tersandung dan jatuh
"wah kamu berani lawan kita?"
Seruan Davi

"siapa yang jatuhin kalian, Aku dan Kevin disini daritadi"

Tiba-tiba
"Aduh"
Ucap seseorang yang jatuh sambil membawa buku.

Andi langsung menolongnya dan membantunya merapikan buku yang jatuh dan berantakan.

"Terimakasih, oh ya aku Desi" ucap perempuan itu

"Sama-sama"
Balas Andi

Tiba-tiba ada sesosok laki-laki yang sangat seram mata bagian kanannya bolong dan berdarah dan tangan kakinya banyak luka. Dia berdiri di belakang Desi

Andi dan kevin takut dan pergi berlari...

"Tidak apa-apa aku tidak akan menyakitimu" ucap sesosok misterius itu.

"Ka..kamu siapa?" tanya Andi.

"Namaku Reno, terimakasih  kamu menolong adikku" ucap sosok itu.

"Sama-sama"
jawab Andi

------------------------------------------------------
Hai gimana ceritanya seru gak?
Sebelum baca ke bab selanjutnya
Klik vote ya jika kalian suka

Salam,
Rezki Ram

MISTIS Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang