Age gap?
Siapa peduli?
JeongCheol-Chan
SeokSoo
Meanie
JunHao
SoonHoon
VerKwan
Warn!
MxB
Mpreg
NC 17. Harap sadar diri.
One Couple & 200 words per Chap
This book only contains sweet stories between them.
Disclaimer!
Pictures and names are used to v...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lee Seokmin. 35 tahun. Jisoo's crush.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hong Jisoo. 17 tahun. Seokmin's nephew.
--
"Ayah, kalau Jicu cudah becal, boleh nikah cama paman Min?"
"Tanya sama paman langsung dong. Kenapa tanya ayah?"
Jisoo kecil menoleh malu ke arah pria tampan di depan ayahnya. Membuat Seokmin gemas dan langsung mengusak kepala si ponakan.
"Kkk~ boleh. Memang Jisoo kapan besarnya, hm?"
Agak menyesal sih dulu Seokmin pernah melemparkan pertanyaan bodoh begitu. 13 tahun berlalu, mereka pun kembali bertemu di Korea dengan dalih Jisoo ingin meneruskan sekolah disini. Jadilah Seokmin harus serumah dengan keponakan bulenya yang sudah tumbuh dewasa dan sangat...manis.
Seokmin bukan tipe pria yang bawel, over protektif, dan mudah emosi.
Tapi kalau sudah berurusan dengan Jisoo..
"Yah. Siapa yang suruh pakai seragam begitu?"
"Kancingin semua. Terus pakai jaket. Diluar dingin."
Iya, dia lebay. Begitu kata Jisoo.
Padahal cuma satu kancing atas saja yang terbuka, tapi Seokmin sudah begini marahnya.
"Shireo. Paman mau lihat Jisoo tercekik, huh?"
"Yasudah pakai syal saja."
"No."
Lagi-lagi membantah. Jisoo dengan cueknya malah membuka satu kancing kemeja lagi, kemudian berjalan mendahului pamannya untuk pergi keluar.
Sayang aksinya tersebut tertahan oleh lengan kokoh Seokmin.
Mata itu, Jisoo tau.
Seokmin sedang marah.
"Apa perlu paman buat kissmark dulu disana supaya kamu mau menutup lehermu, huh?"
Jisoo tersenyum, mendongakkan kepala seraya mendekat. "Silahkan."