Age gap?
Siapa peduli?
JeongCheol-Chan
SeokSoo
Meanie
JunHao
SoonHoon
VerKwan
Warn!
MxB
Mpreg
NC 17. Harap sadar diri.
One Couple & 200 words per Chap
This book only contains sweet stories between them.
Disclaimer!
Pictures and names are used to v...
Jeonghan diam menyeruput kopi sambil menatap kedua orang di dekatnya. Mereka sedang sarapan pagi bersama, dan memang benar kata Chan kalau Seungcheol kentara sekali wajah jeleknya karena terus terusan bersungut.
Akhirnya setelah menyuap sendok terakhir, Seungcheol angkat bicara. Tapi hanya menghadap Chan, tidak ke sisi kiri tempat Jeonghan duduk.
"Hanie semalam-"
"Oh, jadi panggilan sayangnya Hanie?"
"Ani, sebenarnya honey-" Jeonghan sontak mendelik, tapi diacuhkan oleh Seungcheol. "-semalam dia tidak mau diajak bikin adik buat Chan."
"Seungcheol, bahasa!"
"Ah, wae?! Diam. Aku lagi marah sama kamu."
"...oh gitu?"
Hentakkan gelas dengan meja membuat Lee Chan terperanjat. Jeonghan pergi dari ruang makan setelah membanting cangkir kopinya.
"Chan nanti ke kamar ssaem saja ya kalau mau belajar."
......
"Appa, sih. Han ssaem jadi pergi kan."
"Biarin. Salah sendiri."
"Lagian kenapa buat adik lagi? Kata Han ssaem sudah ada, kok."
.....
..........
........................
"Oh, Channie lupa kalau itu rahasia."
"Ani, mworago?"
Dengan cuek Chan mengedikkan bahu, lanjut makan tanpa melihat reaksi bingung ayahnya. "Katanya baru satu bulan sih."
"Huh?"
"Umur adik Chanie di perut Han ssaem."
Dan setelah itu Choi Seungcheol pergi seperti orang kesetanan, menyusul jeonghan yang tadi marah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.