SoonHoon (6)

23K 2.8K 201
                                        

"Lee Jihoon."

Yang dipanggil seketika membeku, sadar kalau suara hyungnya terlalu dingin sampai membuat suasana agak mencekam.

"Kenapa bohong?"

"A-apa?"

"Ini."
Jihoon terbelalak melihat Soonyoung membawa selembar kertas yang selama ini ia sembunyikan.
"Besok tidak libur. Tapi ada pertemuan orang tua, iya kan?"

Bibir Jihoon mengerucut tanda bungkam. Matanya juga bergerak kesamping, enggan membalas tatapan Soonyoung.

Orang dewasa disana cuma bisa menghela nafas, kemudian duduk di hadapan adiknya sambil ikut menyusun puzzle mainan.

"Kenapa disembunyikan?"

"...."

"Jihoonie tidak mau hyung datang?"

"Ani.."

"Lalu?"

"Itu kan surat untuk orang tua-"

"...."

"-tapi Jihoonie tidak punya."

Soonyoung terdiam. Tangannya berhenti meletakkan kepingan puzzle sampai membuat Jihoon mendongak.

"Hyung kan juga orang tua, Ji.."

Jihoon menggeleng. Bibirnya tersenyum

Pahit

Membuat Soonyoung merasakan sesak di dada secara tiba-tiba.

"Hyung ya hyung. Bukan eomma bukan appa."

"Hyungie yang mengurusmu dari bayi.
Hyungie juga yang memberimu makan sampai tumbuh sebesar ini.
Bukankah hyungie sudah seperti eomma dan appa, hm?"

"Kalau begitu..apa suatu saat nanti hyung akan meninggalkan Jihoon juga seperti eomma dan appa?"

"....semua orang pasti mati, Ji."

Jihoon terlalu polos untuk mengerti sebuah kematian.
Makanya bocah itu cuma bisa melemparkan tatapan bingung.

"Maksudnya..hyungie juga akan meninggal?"

"Um.."

"Berarti nanti Jihoon sendirian dong?"

"Berarti nanti Jihoon sendirian dong?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
✓Hey Daddy [Seventeen MxB Drabble]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang