Age gap?
Siapa peduli?
JeongCheol-Chan
SeokSoo
Meanie
JunHao
SoonHoon
VerKwan
Warn!
MxB
Mpreg
NC 17. Harap sadar diri.
One Couple & 200 words per Chap
This book only contains sweet stories between them.
Disclaimer!
Pictures and names are used to v...
Bola mata Jihoon bergerak ke sana kemari, mengekori setiap pergerakan hyungnya tanpa niat berceloteh atau bertanya seperti biasa.
"Iya pak, saya izin dulu. Ne, saya bisa lembur kok besok. Terimakasih pak."
Dalam hati bertanya-tanya, apa itu lembur. Namun sayang Soonyoung keburu pergi sebelum Jihoon membuka mulut.
Masih terlalu pagi, jadi Jihoon kembali menarik selimut sampai separuh wajah. Meringkuk seperti udang kemudian terlelap.
"Ji- Ya tuhan, tidur lagi."
Soonyoung duduk di pinggir kasur dengan sebuah baskom kecil di tangan. Pelan-pelan ia meletakkannya di meja nakas, kemudian memeras kain yang tadi terendam di dalam wadah tersebut.
Tak ingin membangunkan adiknya, Soonyoung sangat pelan meletakkan kompresan di dahi kecil Jihoon.
Tapi karna basah, tentu saja mengusik ketenangan bocah mungil di sana.
"Hyung?"
"Sshhtt. Ini cuma kompresan. Badan Jihoon panas dari semalam."
"...tapi Jihoon dingin kok rasanya, bukan panas."
Keluhan adiknya membuat Soonyoung tersenyum, tapi juga menangis di saat bersamaan.
Iya, air matanya jatuh namun segera diusap kasar.
"Hyung belum tidur ya?"
"..sudah kok."
"Bohong. Mata hyung merah dan berair."
"A-ah, ne. Ini pasti karna kurang tidur haha."
Jihoon tidak membalas. Cuma beringsut mendekat, memeluk hyungnya dengan lemah.
"Jihoon yang sakit, tapi hyung yang nangis. Kkkk~"
"..."
"Hiks."
"..eh?"
"Hiks. Hyung uljimaa"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.