VerKwan (2)

34.3K 3.5K 275
                                        

Natal.

Seungkwan tau santa itu tidak ada.

Namun ia tetap menulis beberapa permohonan di sebuah kertas. Bermodal alat mewarnai dan juga kaos kaki merah yang Seungkwan punya, anak itu masih berharap kalau keajaiban natal kali ini berpihak padanya.

"Kwanie sudah bisa menulis sejak masuk sekolah, tapi sepertinya santa belum bisa baca tulisan Kwanie ya makanya harapan tahun-tahun kemarin tidak ada yang terkabul."
Gumam bocah itu seorang diri, sambil fokus menulis disana.

Vernon kebetulan lewat di depan kamar tuan muda, telinga serta mata tajamnya membuat rasa penasaran merasuk seketika.

"Oh, bononie! Sini sini!"

"Vernon, tuan."

"Iya, pokoknya sini.
Bononie bisa baca tulisan Kwanie tidak?"

Vernon terdiam.
Matanya menyisir semua kata yang tertera disana.

'Santa! Kwanie mau jeruk jeju, parfum strawberry, shampoo lidah buaya, mainan karaoke, semuanya.
Eh tapi ini terlalu banyak ya? Kalau begitu satu pelukan erat saja juga boleh :D '

Siapa yang tidak akan terenyuh coba membacanya?

Kepolosan Seungkwan membuat Vernon menarik sedikit kedua sudut bibirnya ke atas.

"Tulisan tuan muda sangat bagus.'

"Jinjja? Berarti santa akan membacanya tahun ini?"

"Kau tau santa itu tidak ada."

"....ne."
Seungkwan merundukkan kepala, tubuhnya seketika lesu dihadapi dengan kenyataan begini.

"Tapi aku bisa membantu tuan muda mewujudkan harapan-harapan itu, kalau mau."

"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
✓Hey Daddy [Seventeen MxB Drabble]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang