VerKwan (7)

23.2K 2.8K 284
                                        

"Tuan muda, sudah jangan nangis lagi.."

Tidak bisa. Bocah itu masih sangat berduka akibat kepergian Bookkeu. Agak berlebihan memang, tapi Vernon paham kok memang tuan mudanya sebegitu sayang dengan anjing kecil tersebut.

"Biasanya Bookkeu..kalau sore begini suka ajak Kwanie main. Tapi sekarang- huwaaaaaaa"

Vernon menyerah. Ia biarkan Seungkwan kecil menangis sampai lelah dan akhirnya berhenti sendiri.

Mungkin air matanya habis.

"Bononie ayo beli puppy."

"Ne."

"Kwanie mau yang mirip bookkeu."

"Ne."

"Kecil, putih, menggemaskan seperti bookkeu."

"Ne."

"Hiks- Kwanie mau bookkeu waaaaaaaa"

Oh ternyata stok air matanya masih banyak.

Tapi kalau dilihat-lihat, kasihan juga ya anak sekecil itu menangis terus. Vernon bukan tidak punya hati, tapi dia bingung mau bagaimana mendiamkan si tuan muda.

"Tuan, saya... juga punya puppy sebenarnya."

"Huh?"

"Pause dulu nangisnya. Dengar baik-baik."

Suara senggrik ingus terakhir menjadi tanda bahwa Seungkwan menuruti ucapan pria dewasa disana.

"Mana puppy nya? Mirip bookkeu tidak? Kwanie mau lihat."

"...tapi saya tidak rela kalau anda ingin memilikinya."

"Ish kenapa?!"

"Karena dia juga putih, kecil, tapi lebih menggemaskan dari Bookkeu."

Mendengarnya membuat mata Seungkwan berkelip. Ia tentu tidak sabar kala Vernon mengeluarkan handphone, memperlihatkan satu foto yang diduga dapat menghibur tuan mudanya.

"Ini puppy milik saya, tuan.

Namanya Boo."

"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
✓Hey Daddy [Seventeen MxB Drabble]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang