Age gap?
Siapa peduli?
JeongCheol-Chan
SeokSoo
Meanie
JunHao
SoonHoon
VerKwan
Warn!
MxB
Mpreg
NC 17. Harap sadar diri.
One Couple & 200 words per Chap
This book only contains sweet stories between them.
Disclaimer!
Pictures and names are used to v...
Mingyu memasuki kelas sambil membawa kertas hasil kuis minggu lalu. Diam-diam Wonwoo melemparkan senyum tipis ke arah pak dosen. Sayang namja itu agak berubah jadi serius kalau sudah masuk kelas begini. Jadi jangan harap Mingyu akan membalas senyumnya atau mengedipkan sebelah mata seperti di drama-drama.
"Yang saya panggil harap maju ke depan."
Semua nama mahasiswa disebut.
Namun saat kertas Wonwoo yang terpampang, tanpa ba bi bu lagi Mingyu mengambilnya-
-mengantarkan kertas tersebut langsung ke meja Wonwoo.
Heran?
Tentu.
Tapi tuan Kim tak mengindahkan sama sekali desas desus orang sekitar.
Malah lanjut memanggil nama-nama lainnya.
Tidak sampai situ, bahkan saat semua orang di suruh untuk menjawab soal, hanya Wonwoo yang tidak dipanggil.
Kentara sekali pilih kasihnya.
"Pak. Saya boleh ke toilet?"
Iya, itu Wonwoo. Dan tanpa melihat anggukan si dosen, dia langsung maju.
Berjalan melewatinya sambil berbisik,
"Keluar. Aku mau bicara."
Daan disinilah mereka. Berdua. Di tangga. Dengan Wonwoo yang bersidekap sambil memasang wajah kesal.
"Jangan seperti itu."
"A-"
"Kau terlalu pilih kasih. Mau membuatku jadi bahan gosip di kelas, huh?"
"Aku tidak pilih kasih, Won. Aku cuma tidak mau kau kelelahan."
"Mwo?"
"Kau lupa ada Kim kecil di tubuhmu? Kalau kau sakit karena kelelahan, gimana?! Kasihan anakku."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.