Age gap?
Siapa peduli?
JeongCheol-Chan
SeokSoo
Meanie
JunHao
SoonHoon
VerKwan
Warn!
MxB
Mpreg
NC 17. Harap sadar diri.
One Couple & 200 words per Chap
This book only contains sweet stories between them.
Disclaimer!
Pictures and names are used to v...
Gerakan Vernon tiba-tiba berhenti, seiring dengan datangnya Seungkwan ke dalam kamar. Namja blasteran itu terdiam agak lama sampai akhirnya sebuah pertanyaan kembali terlontar.
"Bononie benar-benar pergi?"
"Ne."
"Bononie tidak akan disini lagi?"
"Ne."
"Bononie tidak akan peluk Kwanie lagi?"
..
"Katanya janji setiap Kwanie ulang tahun, Bononie akan peluk cium Kwanie.. Jadi itu semua bohong?"
Kali ini Vernon tidak menjawab. Seketika membuat Seungkwan merundukkan kepala kecewa.
Yang lebih dewasa hanya menghela nafas lelah, sebisa mungkin mencoba untuk mengalihkan pembicaraan.
"Tuan muda, anda sudah besar. Saya tidak dibutuhkan lagi sebagai PA disini-"
"Kwanie tidak butuh PA, Kwanie cuma butuh bononie!"
Suaranya bergetar, membuat pertahanan Vernon seketika runtuh. Vernon berlutut dengan satu kaki, tangan terjulur mengusap air mata tuannya sambil memasang senyum tipis,
Senyum pertama yang Seungkwan lihat.
"Saya janji akan kembali lagi."
"Kapan?"
"Kalau tuan sudah cukup dewasa."
"Apa segini saja belum cukup, huh?!"
"Belum. Masih dibawah umur untuk saya ajak menikah."
"...eh?"
Seungkwan tidak bodoh. Seungkwan paham, cuma tak bisa langsung bereaksi karena terlampau shock. Tubuhnya membeku. Pikirannya blank seketika.
"Makanya, sampai saat itu tiba.."
"..please wait for me."
"Saya janji akan kembali."
"Because i love you.."
"...Boo."
Dan untuk pertama kalinya, Vernon memanggil Seungkwan dengan nama kecilnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.