SeokSoo (8)

23.9K 2.7K 341
                                        

"Masih ulangan?"

"Ung."

"Tapi sudah baikan kan?"

"Pusing dikit, tapi tidak apa."

Seokmin menghela nafas menatap tingkah Jisoo yang lesu tak seperti biasanya.

Entah karena badannya yang memang masih belum stabil karena dua hari yang lalu sempat sakit, atau karena bocah itu masih memikirkan nasibnya.

"Paman..nanti malam coba lagi, ya."

"Apa?"

"Sex.
Negatif mulu soalnya."

Oh ternyata opsi kedua yang benar. Pantas daritadi Jisoo tak menyuap nasinya sama sekali, ia sedang memikirkan hal lain rupanya.

Tapi aneh juga, kenapa sudah satu bulan lebih tak membuahkan hasil?

"It's okay Soo. Kamu fokus sekolah saja dulu. Kita bisa coba kapan-kapan lagi."

"..ne."

"Ck. Ayolah jangan sedih.. kemana Jisoo yang dulu, hm?"

"Jisoo tidak sedih. Jisoo cuma..kecewa sama sendiri."

"Yasudah lupakan. Sudah jam segitu, berangkat sana."

Jisoo menoleh, lalu mengangguk sambil menyeret kakinya malas ke arah Seokmin. Mengecup bibirnya sekilas sebelum berangkat.

"Ah, paman. Jangan belikan testpack lagi ya. Jisoo muak melihat garis merahnya."

"Aku beli, buat jaga-jaga. Lagian namanya testpack kan memang bergaris merah, bodoh."

"...huh?"

"Iya, mau positif mau negatif, pasti- tunggu.

Kau tidak tau?"

"Molla."

"Yah, berapa garis?"

"A-apa?"

"Testpacknya setelah kau pakai."

"Dua, tapi merah.."

"..."

"Err...kenapa paman menangis?"

"Ani.. hahaha."

"Ish paman, wae??"

"Ish paman, wae??"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
✓Hey Daddy [Seventeen MxB Drabble]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang