Age gap?
Siapa peduli?
JeongCheol-Chan
SeokSoo
Meanie
JunHao
SoonHoon
VerKwan
Warn!
MxB
Mpreg
NC 17. Harap sadar diri.
One Couple & 200 words per Chap
This book only contains sweet stories between them.
Disclaimer!
Pictures and names are used to v...
Jihoon juga tau dari ekspresinya, Soonyoung nampak fokus sekali seperti tidak bisa diganggu.
Tapi....
"Hyung.."
Yang dipanggil langsung menghentikan aktivitas mengetiknya, mendongak, menampilkan pandangan bertanya dari balik laptop.
"Apa, sayang?"
"Jihoon ganggu, tidak?"
"Tidak, kok."
Jihoon dengan ragu melangkah melewati pintu, masuk dan menyodorkan pasta gigi berwarna merah muda di depan Soonyoung.
"Jihoon mau bobo, tapi tidak bisa sikat gigi karna pastanya susah dibuka."
"Oalah..gini doang, kenapa takut buat minta tolong kkkk. Cha. Sudah."
"Yeeeeay gomawoyo~"
Sambil melempar senyum, Jihoon berjingjit mengecup pipi Soonyoung tapi sayang hyungnya tidak bereaksi apa-apa karena lanjut mengoperasikan benda di depannya.
Tentu saja Jihoon kecewa. Biasanya kan Soonyoung paling senang kalau dicium sang adik.
Namun setelah melihat bagaimana rumitnya pekerjaan Soonyoung, Jihoon langsung menghela nafas maklum. Kakinya pun perlahan mundur berniat pergi dari sana.
"Jihoon bobo duluan."
"Mm."
...ah, minim reaksi lagi.
"Jaljayo."
"Ne."
"...semangat kerjanya. Hehe."
Tidak, Jihoon tidak benar-benar tertawa di akhir kalimat.
"Ji."
"..Ya?"
"Cium lagi biar hyung semangat."
Selangkah, dua langkah, dan Jihoon kembali berlari, melompat guna mencapai pipi Soonyoung untuk dicium.
"Sudah! Heheheheh"
Kali ini baru tawa khas seorang Lee Jihoon.
"Mwoya? Bukan begini. Memangnya hyung biasa cium Jihoon di pipi?
Ulang."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.