SoonHoon (last)

36.3K 2.9K 353
                                        

"Ji- mwoya? Tidur?"

Tumben sekali baru jam 8 malam Jihoon sudah terlelap. Dengan posisi seperti itu, lagi- kepala tergeletak di meja, pensil masih di tangannya.

Soonyoung mendekat, hanya untuk tersenyum menyadari adiknya sedang mengerjakan pr sampai ketiduran. Namun begitu senyumnya tak bertahan lama kala melihat tulisan di atas kertas dekat Jihoon tidur.

'Soonyoungie Hyung'

"Apa ini? Surat?"

Bukan.
Cuma pr tentang hari ibu dilihat dari judul yang tertulis di paling atas kertas.

"Tapi kan aku bukan eomma.."

'Hyungie bukan eomma. Hyungie ya hyungie.'

Soonyoung tertawa kecil membaca kalimat pertama,

'Tapi waktu Jihoon lahir sampai sekarang, Hyungie yang belikan susu.
Hyungie yang mandiin Jihoon.
Hyungie yang buat makanan untuk Jihoon.
Karena eomma appa sudah tidak ada.'

'Jihoon sayang Hyungie.'

"Kkkk~ nado, Jihoonie."

'Jihoon ingin sama Hyungie terus sampai tua.
Tapi tidak bisa.'

'Kalau Jihoon umur 10 tahun, hyung 40.
Jihoon 20, hyung 50.
Jihoon 30, hyung 60.
Jihoon 40..
Entah hyung masih ada atau tidak.'

'lihat, Jihoon belum tua saja hyungie tidak bisa sama Jihoon lagi.'

'Gwaenchana. Jihoon sudah bisa bikin makanan sendiri. Walaupun kesetrum.'

'Jadi tidak apa kalau hyung tidak bisa menemani Jihoon sampai tua.
Biar Jihoon saja yang temani hyung sampai tua..'

"Ungh..hyung?"

"Ah, Ji.."

"Hyung kenapa nangis?"

"Hyung kenapa nangis?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



✓Hey Daddy [Seventeen MxB Drabble]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang