Chapter 10

525 63 9
                                        

Hari ini akhirnya datang juga, dimana Dara dan Jiyong akan melakukan pemotretan untuk koleksi terbaru Rare Market. Pagi-pagi sekali Dami sudah sampai dilokasi pemotretan. Dia melihat staffnya sudah mulai mempersiapkan segalanya untuk pemotretan hari ini. Kali ini pengambilan gambar dilakukan di studio Rare Market. Dami mencoba menghubungi Jiyong karena takut adiknya itu akan bangun kesiangan dan menghancurkan pemotretan hari ini

"Pagi Nunna" ujar Jiyong yang sudah berdiri dibelakang Dami dengan Dara disampinya.

"Eoh kalian pergi bersama" tanya Dami dengan menurunkan ponsel ditelinganya "aku baru mau meneleponmu" lanjut Dami.

"Kenapa kau takut aku terlambat? Gwenchana Nunna, sudah ada Dara yang mengingatkanku" Jiyong meraih tangan Dara untuk digenggamnya.

Dara melepaskan tangan Jiyong "jangan besar kepala aku hanya tidak ingin kau menghancurkan pemotretan hari ini" ujar Dara.

"Gomawo Dara kau sudah mau membangunkan bocah kerbau ini. Kau tau sangat sulit untuk membangunkannya" balas Dami yang dibalas Jiyong dengan tatapan mematikan miliknya.

Dami tidak memperdulikan tatapan adiknya "baiklah sebaiknya kalian bersiap-siap terlebih dahulu. pertama-tama kita akan mengambil gambar per orangan sesuai dengan meeting kita terakhir kali"

"Ne Eonnie" Dara langsung menuju ruangan makeup.

"Babe tunggu aku" Teriak Jiyong dan berlari mengejar Dara.

melihat itu Dami hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah dua sejoli itu.


---

Dara dan Jiyong sudah bersiap-siap untuk mulai pemotretan. mereka sangat cantik dan tampan. Pandangan Jiyong tidak lepas dari Dara. Sedari tadi dia hanya mengagumi kecantikan Dara yang bak dewi. "Babe kenapa kau sangat cantik huh?" Ujar Jiyong yang duduk disamping Dara.

Dara melihat kearah Jiyong dengan tatapan malas "jangan mulai Ji. Jangan buat mood ku jelek karena mulutmu itu"

"aku hanya berkata jujur babe" ujar Jiyong dengan senyum menggodanya.

"Ayo Dara kita mulai" ujar Dami

Dara berdiri dari duduknya dan mulai berpose. semua orang terkagum-kagum dengan kecantikan Dara yang tidak manusiawi.

Jiyong mulai kesal dengan para lelaki yang ada distudio tersebut. Mereka melihat Dara-nya dengan tatapan memuja. Rasanya dia ingin mencongkel semua mata lelaki yang ada disini.

"Aiisshh kenapa dia harus memakai baju seperti itu" ujar Jiyong dengan kesal.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
My other halfTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang