Chapter 14

294 32 17
                                        




"Appa Eomma" ujar Jiyong saat orangtua mereka sedang duduk diruang tamu.

"eoh kau sudah mau berangkat?" tanya Nyonya Kwon saat melihat anaknya sudah siap-siap berangkat kekampus.

"Appa pikir kau tidur dikampus lagi"

"tidak karena hari ini hanya acara penutupan" jawab Jiyong. Jiyong ikut duduk bersama kedua orangtuanya "ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian"

"apa sayang?" tanya Nyonya Kwon.

"mmm...aku ingin menikah"

"MWO?" orangtua Jiyong kaget bukan main mendengar kalimat yang barusan keluar dari mulut anak bungsunya.

"kau sedang tidak bercanda bukan?" tanya Tuan Kwon dengan kerutan di dahinya.

"Eomma tidak salah dengarkan?" Nyonya Kwon mengelus punggung tangan anaknya.

"tidak aku serius dengan ucapanku tadi...aku ingin menikah"

"tapi kenapa tiba-tiba Ji? lagian kau belum menyelesaikan kuliahmu"

"aku tau tapi aku tidak ingin kehilangan dia"

"dia siapa?" tanya Nyonya Kwon.

"Sandara Park"

"Dara? teman Nunnamu yang jadi model itu?" tanya Nyonya Kwon dan diberi anggukan semangat oleh Jiyong "bukankah dia membencimu?" lanjut Nyonya Kwon dengan hati-hati. Dia sangat ingat dulu Jiyong selalu mengerjai Dara sehingga gadis itu sangat membenci anaknya.

"Eeeeiii itu masa lalu Eomma tapi sekarang dia sangat mencintaiku dan dia sudah menjadi kekasihku" jawab Jiyong bangga.

"Jinjja? kenapa kau tidak pernah cerita pada kita? Eomma pikir selama ini kau tidak menyukai perempuan"

"Mwo? Eomma berpikiran seperti itu pada anak sendiri? aku tidak punya kekasih selama ini hanya karena menunggu Dara karena hanya ada dia dihatiku selama ini. Jadi aku mau menikah dengannya" rengek Jiyong.

Tuan Kwon menaikan satu alisnya melihat tingkah anaknya yang barusan merengek minta menikah "kau yakin Ji dengan sifatmu yang seperti ini menikah?"

"memang kenapa sifatku? aku bisa bersikap dewasa Appa lagian sebentar lagi aku akan lulus dan bekerja diperusahaan jadi apalagi yang ditunggu"

"menikah tidak segampang itu Ji"

"aku tau tapi minggu depan Dara akan kembali keparis dan kita akan LDR an, aku harus mengikatnya agar tidak lepas dariku dan caranya hanya menikah" jelas Jiyong.

"apa Dara setuju untuk menikah?" tanya Nyonya Kwon.

Jiyong menundukkan kepalanya "bantu aku untuk meyakinkannya"

Tuan Kwon menghembuskan nafas panjangnya "jadi dia belum yakin ingin menikah denganmu?"

"bukan begitu aku hanya asal bicara semalam dan dia mengatakan aku gila tapi setelah aku pikir semalaman ada baiknya kita menikah dulu sebelum dia kembali keparis. Jadi jebal bantu aku hum" Jiyong menggenggam tangan Eommanya dan menatap kedua orangtuanya dengan tatapan memelas.

"jika kau menikah kau benar bisa bertanggung jawab?" tanya Tuan Kwon dan Jiyong mengangguk semangat.

"aku akan membuat Dara menjadi wanita paling bahagia dimuka bumi ini"

"Ajak dia makan malam disini" ujar Tuan Kwon dan membuat Jiyong tersenyum bahagia karena dia sudah mendapat lampu hijau dari orangtuanya dan sekarang yang perlu dia lakukan meyakinkan Dara dan keluarga Dara.





---

"hai Eonnie" Sapa Dara dan masuk keruangan Dami.

"haii chagi" jawab Dami dengan tangannya masih sibuk mencek berkas-berkas yang menumpuk dimejanya.

My other halfTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang