Dan, lagi. Untuk kesekian kalinya dia mensyukuri segala sesuatu yang terjadi. Dia selalu mencari hal yang bisa disyukuri dari sebuah kejadian. Dia menjalani sesuatu tanpa mengeluh.
Usaha gagal, sakit, kabar duka dari orang terdekat, dikhianati, atau perkara yang membuat orang lain ingin menyudahi kehidupan, tapi dia mampu melewatinya.
Dia tangguh, begitu ucap masyarakat, meski beberapa berkata bahwa dia bodoh. Atau sedikit di antara masyarakat pun berkata bahwa dia hanya memaklumi segala kejadian untuk menghibur diri.
Masyarakat hanya melihat dan menilai, begitu keadaanya.
Lalu?
Siapa sangka, dia yang tangguh menangis dalam sujudnya.
Siapa sangka, dia yang bodoh mencoba belajar dari segala hal yang terjadi.
Siapa sangka, dia yang terlihat memaklumi segala kejadian sedang berusaha keras untuk sabar dan tabah.
"Mereka dapat melihat yang terlihat, tapi mereka bodoh dalam melihat yang tak nampak. Lalu dengan sombongnya mereka berkata bahwa mereka tahu segala hal tentangku. Semoga aku termasuk orang yang mengabaikan perkataan dusta." Begitu ucap hatinya kala dia terluka oleh beberapa ucapan.
___|||___
#selfreminder
KAMU SEDANG MEMBACA
Sekelumit Kisah
Cerita Pendek"Kamu tak tahu oleh sebab apa rahmat-Nya akan datang padamu, mungkin sebab sabarmu, senyummu, tulisanmu. Kamu tak tahu. Maka dari itu lakukanlah kebaikan meski hanya menyingkirkan batu di jalan." Inilah sekelumit kisah menyambut kata tamat, semoga m...
