12 'Playboy Bucin

65 6 0
                                    

-hai disini author ingin menginformasikan untuk slalu votte dan comment untuk kelanjutan RUDAL, butuh saran dan kritik, butuh dukungan dan aspirasi dari kalian semua.. s'lamat membaca-

Muka nya Reya^.)

°°°°°

Begini rasanya..

"TERLATIH.. PATAH HATI.."

Hadapi keji nya..

"TERLATIH..DISAKITI.."

Bertepuk sebelah tangan.

"SUDAH BIASA!! "

Ditinggal tanpa Alasan.

"SUDAH BIASA!"

Terluka itu pasti..

"TAPI AKU TETAP BERNYANYIIII HOHHH!"

Ulzani bernyanyi sambil melambai lambaikan kedua tangannya, sementara ke empat temannya juga ikut bernyanyi sambil sesekali melirik Ulzani.
Playboy kek gini bisa bucin juga?

Sekarang ini mereka berada dirumah Laskar, kedua orang tuanya sedang ada tugas dinas keluar kota. Laskar memiliki seorang adik perempuan yang bernama Alana, orang orang terdekat nya biasa memanggilnya Nana.

Selama beberapa menit kemudian lagu itu pun berakhir, mengakhiri kebucinan Ulzani, sebenarnya sih tadi mereka biasa aja nyanyinya
Tapi yang bikin ga biasa adalah Ulzani yang terlalu menghayati liriknya, sambil sesekali mengumpat kasar.

"Lo ngapa si?" Raga menyenggol bahu Ulzani yang diam sambil memainkan ponsel

"HUAAAAA!! Lo tau ga?"tanya Ulzani sambil melirik teman temanya

Dengan polos mereka menjawab,
" Engga"

"Baseng! Lo semua. Gue belom selesai ngomong" Kesalnya

"Ooo, iya iya. Lanjutkan" Laskar mempersilahkan Ulzani melanjutkan ucapannya sambil terkekeh pelan

"Notif gue, masa cuma di read doang?" Ujar Ulzani melas
Jadi gini ya rasanya notifikasi dari kita cuma di read sama gebetan. Sakit ya?  Sampek ke ulu hati.

"Notif apa? Buat siapa, lo kalo ngomong jangan setengah setengah gitu dong!" Kata Abadi sambil menatap ke arah Ulzani yang memasang wajah kesalnya

"Notif lo buat si Windi Windi itu? " Tebak Dipta yang di angguki Ulzani lemah

"Ooo, jadi Windi"mereka menganggukkan kepala masing masing tanda mengerti

" Udah gue bilangin, lo cari target yang baru aja. Lupain aja sih"Ujar  Laskar sambil memakan kacang Sukro miliknya

Kres kres kres

"Wahh! Lo bawa jajanan ga bagi bagi" Ujar Abadi, lalu mengambil kacang milik Laskar

Ulzani menatap mereka satu per satu, lalu menghelah nafas gusar
"Mau gimana lagi? Hati gue Udah diambil sama Windi"ujarnya sambil merebahkan diri ke sofa

RUDAL In My Ketos GirlfriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang