18' Donald Duck

74 6 0
                                    

-hai disini author ingin menginformasikan untuk slalu vote dan komen nya untuk kelanjutan RUDAL, butuh saran dan kritik, butuh dukungan dan aspirasi dari kalian semua.. s'lamat membaca-

•••

Keesokan paginya gadis itu terbangun dengan rasa pegal ditubuhnya, mungkin efek pertarungan kemarin

Ngomong ngomong soal tanggapan kedua orang tuanya, mereka tidak memarahi Reya. Hanya memberinya nasehat untuk lebih berhati hati lain kali, apa yang dilakukan Reya bukan kesalahan karna tujuannya hanya untuk melindungi dirinya.

Sama dengan Reya disisi lain ketakutan Carmel tidak terjadi ternyata dia tidak dimarahi oleh orang tuanya, mereka malah menyuruh Carmel untuk belajar bela diri di salah satu Perguruan.
Dengan begitu Carmel bisa melindungi dirinya sendiri.

Pagi ini suasana begitu cerah, karna hari ini hari minggu dimana semua sekolah diliburkan. Kemarin Reya dan Carmel memutuskan hari ini untuk lari pagi bersama disekitar taman.

Reya mempersiapkan dirinya, gadis itu turun kebawah mendapati bundanya yang sedang mempersiapkan sarapan.

"Bun, Reya mau jalan jalan sama Carmel sekitaran taman ya?"ujarnya dari membuat wanita yang sudah berumur tapi masih terlihat mempesona itu menoleh

"Loh? Ga sarapan dulu?"ini bukan ucapan bunda melainkan lelaki paruh baya yang baru turun dari tangga. Reya tersenyum

"Pagi ayah! Enggak deh, kasian Carmel nunggu"kata nya dengan riang, ayah Reya pun mengangguk lalu mendekati istrinya.

Mengecup pipi wanita yang sudah 20 tahun menjadi istri nya itu dengan sayang, Reya yang melihatnya tersenyum, dibeberapa saat dia iri dengan kemesraan kedua orang tuanya.. Ahh dia berharap semoga jodohnya nanti seperti ayahnya

"Yaudah deh bun, yah. Reya berangkat dulu ya!"ujar Reya lalu berlalu keluar dari rumah itu

Didepan sudah ada Carmel yang menunggunya, sambil memainkan ponsel
Reya mendekat ke arah sahabat nya itu, tapi tak disadari oleh Carmel, karna gadis itu masih menatap ponselnya lekat
Reya sedikit mendekat, melihat siapa yang sedang di chat oleh Carmel.

"Hayoo ngechat siapa tuh?" Ucapnya membuat Carmel terlonjak kaget

"Hah.. Astagaa Yaya! Lo ngagetin segala" Kesal Carmel membuat Reya terkekeh

"Lagian lo sibuk sendiri, ga nyadar gue disini dari tadi?"

"Hehehe, maap atuh teh! Yaudah yuk deh keburu siang"Carmel mengajak Reya untuk mulai lari pagi mereka, dan diangguki Reya.

Lari mereka tidak terlalu pelan tidak terlalu cepat, sambil menikmati pemandangan taman. Mereka berlari sambil sesekali mengelap peluh keringat yang menetes di dahi dan leher mereka.
"Gerah banget Re!"Protes Carmel sambil mengipas ngipaskan sekitaran lehernya dengan handuk. Reya menatap Carmel lalu mendengus malas
" Yehh, namanya joging keluar keringet kena matahari ya gerah lah. Kayak baru sekali aja lo"ledek nya membuat Carmel cemberut

"Ihh lo mah gitu, yaudah gue mau beli minum dulu. Lo duluan aja nanti gue susul" Ujar Carmel lalu pergi berlalu sebelum Reya ingin protes

"Main ninggalin aja, tuh anak!" Sebalnya lalu melanjutkan lari nya, sebelum itu dia menyumpal telinganya dengan earphone miliknya yang sudah dihubungkan ke ponselnya. Memutar lagu favoritnya i love you- Arvil Lavigne

Saat dia berjalan, ada suara terdengar di telinganya walaupun dia menyumpal nya dengan earphone. Teriakan kencang!
"AWAS!!"

Gadis yang dipanggil itu menoleh ke belakang ternyata ada sebuah mobil yang melaju ke arahnya, beberapa meter lagi dan..

RUDAL In My Ketos GirlfriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang