-ungkapan cinta.

61 11 2
                                    

Mari berteman dengan perasaan,gue jamin itu pasti menyenangkan
Because now i'm trying it!!
_Nadhifa_

Nadhifa Melawati setiap koridor kelas dengan perasaan bahagia.senyum lebarnya terus ia tampilkan disepanjang koridor.mood nya sedang sangat bagus hari ini karena kejadian kemarin itu terus berputar dipikirkannya sampai sekarang

"Pagi Renaa,Dianaa dan semuanya"sapa Nadhifa ramah dengan senyuman paling bahagianya ketika memasuki kelas

"Kesambet apaan lo?pagi-pagi udah aneh gitu"sahut Irena bingung

"Hushh ngomongnya dijaga!kantin yuk sarapan"ajak Nadhifa,sambil menyimpan tasnya dikursi sebelah Irena

"Gue juga lapar!lets go"Diana bangkit dari duduknya berjalan keluar kelas diikuti Nadhifa dan Irena

Dikantin.suasana sangat ramai dipenuhi siswa-siswi yang mengantri membeli sarapan untuk mengisi perutnya dipagi hari ini,termasuk Nadhifa dan kedua sahabatnya

"Ehh btw,gue denger-denger hari ini bakalan jamkos seharian"Diana mengambil topik utama obrolan dikantin

"Kata siapa?bagus dong,kita bisa lanjutin Drakor kemarin"Irena sangat antusias dengan berita itu

"Kenapa bisa jamkos?"tanya Nadhifa

"Gue denger dari kakak kelas tadi pagi sih katanya hari ini semua guru rapat,terus udah rapat mereka mau undangan ke nikahan bu Dena"jelas Diana panjang lebar

Mata Nadhifa dan Irena berbinar mendengar penuturan Diana.mereka bertiga saling tatap satu sama lain dan diakhiri dengan tawa pecah dari mereka bertiga

"Kesempatan buat gue"celetuk Nadhifa menjentikan jarinya membuat irena dan diana menatapnya heran

"Kesempatan apaan?"tanya irena dan Diana bersamaan

"Ngejalanin rencana gue"antusias Nadhifa senyumnya semakin lebar

"Rencana apa hah?"ucap Irena diangguki Diana.mereka berdua semakin bingung dengan tingkah Nadhifa yang aneh

"Gue duluan"Nadhifa bangkit dari duduknya

"Mau kemana?"

"nanti deh gue ceritain kalau rencana nya berhasil.byeee"Nadhifa menepuk pipi kedua sahabatnya pelan.sebelum berlari meninggalkan kantin

Menuruni tangga menuju lantai dua dimana tempatnya kelas XI IPS belajar
Setiap harinya menjadi kebiasaan dan rutinitas Nadhifa akhir-akhir ini

"Rencana gue harus berhasil"gumam Nadhifa dengan semangat memburu dia berjalan Melangkahkan kaki jenjangnya menuju satu kelas tujuannya

Tepat didepan pintu kelas XI IPS 2 Nadhifa menarik nafas nya dalam-dalam sebelum mengetuk pintu yang masih tertutup rapat dihadapannya

Nadhifa yakin didalam kelas itu tidak ada gurunya.mengingat hari ini semua guru melaksanakan rapat di Aula yang sempat dilewatinya tadi

Perlahan Nadhifa menaikan tangannya untuk mengetuk pintu.tapi sebelum tangannya berhasil menyentuh pintu,secara tiba-tiba pintu itu terbuka menampilkan sosok cewek dengan rambut dikuncir menatap Nadhifa dengan tatapan terkejut.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 02, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

SENIORSTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang