6

230 48 7
                                    

"aku masih ingat hari pertama kamu bilang suka aku" zahra

Keesokan harinya. Zahra berjalan dikoridor kelas seorang diri. Disana dia melihat bara bersama orang yang dilihatnya kemarin. Tiba-tiba sakit itu datang lagi. Zahra melihat bara merangkul dan mengusap puncak kepala adik kelasnya itu. Zahra melewati bara dan melihat bara. Tetapi bara  seperti tak menggangap keberadaanya. Bara melihat kedepan dengan tatapan kosong.

Zahra hanya menghembuskan nafasnya. Dia tau dia salah tapi dia tidak suka jika bara bersikap seperti itu kepadanya. Zahra berbalik arah menuju bara dan adek kelasnya. Dia menarik bara namun tangan bara ditahan oleh adek kelasnya itu. Adek kelasnya itu menatap zahra tidak suka.

"Apaan si lo bara tu sama gw main tarik-tarik aja" Sinis adek kelasnya

"Gw ada penting sama bara sebentar bolehkan" Jawab zahra

"Lo itu jangan ganggu gw sama bara bisa gak si dasar jalang" jawab adek kelasnya dengan nada membentak

Zahra sudah kehabisan kesabarannya.  Dan apa adek kelasnya itu bilang dia jalang. Padahal dia hanya ingin berbicara dengan bara bukan menjual harga dirinya. Kemudian zahra menjabak rambut adek kelasnya tersebut.

"Maksud lo apa bilang gw jalang ha? Ga punya kaca lo muka udah kaya ondel-ondel. Rambut diwarnain biar apa?" bentak zahra

"Lepasin gw lo gatau gw ya" jawab adek kelasnya itu

"Ga" santai zahra dengan cengkaraman yang semakin kuat

Adek kelasnya itu merintih kesakitan karena jambakan zahra yang begitu kuat.

"Gw adelia agatha gw bisa bikin lo gapunya apa - apa" ancam adel

"Oh ya cuma keluarga agatha aja belagu lo gw bisa bikin keluarga lo bangkrut jadi gembel sekalipun gw bisa" santai zahra

Bara dari tadi hanya melihat kemudian dia menarik tangan zahra untuk menjauh dari adel. Dia menarik zahra sampai di rooftoop.

"Lo mau ngomong apa?" tanya bara

"Gw gasuka lo deket-deket sama adelia itu gw kan calon istri lo gw aja masih ingat pas lo bilang suka gw tapi dengan mudahnya lo lupain gw gitu aja " Jawab zahra

Zahra terkejut dengan perkataanya sendiri. Kemudian dia menutup mulutnya rapat - rapat. Bara menaikan sebelah alisnya dan mendekati zahra. Kemudian bara menangkup kedua pipi zahra.

"Lo cemburu?" tanya bara

"E..e.. ngakk" elah zahra

Bara mengeryitkan dahinya. Kemudian mendekatkan wajahnya lebih dekat kezahra. Jantung zahra berdegup begitu cepat.

"Jangan bohong nyatanya lo gamau gitu gw dekat sama adel"Goda bara

"Jangan gr deh bar"jawab zahra

Kemudian bara hanya tersenyum kemudian mengelus puncak kepala zahra. Kemudian mengajak zahra duduk dan membiarkan kepala zahra menyender dibahunya.

"Tetep gini ra jangan berubah gw sayang lo apapun rintangannya" batin bara























Tbc

Gimana buat part ini bagus gak???

Next?

Bara/zahra?

Bara/adel?

Spamm biar inget buat part selanjutnya

BARA AND ZAHRATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang