Chapter 8

77 22 13
                                        

pergilah, mungkin dengan kepergiaanmu aku bisa merasakan apa itu kehilangan.

Happy reading')


"Hai," sapanya dengan senyuman yang sangat tipis.

Fara menatap nya datar. 'Orang ini lagi' ucapnya dalam hati.

"Motor lo kenapa? Kok ban nya ke abis di mutilasi?" tanya nya kepada Fara.

"G" jawab Fara sangat singkat, lama lama ia merasa risih kepada lelaki yang berada di hadapan nya ini.

Alfa yang mendengar jawaban wanita yang di hadapan nya itupun terkekeh geli karna respon yang di berikan itu kepadanya.

"Lo udah susah tetep aja jual mahal anjir, kalo emang butuh bantuan bilang aja kali," ucap Alfa sekali lagi dengan nada mengejek.

"G." jawab Fara tetap dengan nada datarnya.

Namun tiba tiba suara gemuruh petir tedengar sangat keras. Fara ketakutan dia melirikan matanya ke arah motor yang terparkir manis di depan tempat tambal ban itu, lalu ia kembali menatap wajah Alfa yang kini berada di hadapan nya.

Alfa yang mengerti tatapan itu pun tersenyum kembali dan berkata. "Gak usah khawatir soal motor lo, gw udah telpon montir pribadi gw buat benerin tuh motor. "

Fara merasa senang dengan jawaban yang di berikan lelaki itu.

Akhirnya dengan penuh pertimbangan ia pun mengangguk dan berkata "Yaudah."

Alfa pun tersenyum saat Fara mulai naik ke atas motornya itu.

"Udah? " tanya nya setelah Fara sudah duduk di sana.

Dan Fara hanya mengangguk sebagai jawaban nya.

Akhirnya Alfa pun melajukan motor ninja nya itu dengan kecepatan yang sedang.

Awan yang mendung itu kini mulai menurunkan rintik rintik air hujannya. Angin berhembus ke arah mereka berdua.

Sepanjang perjalanan tak ada satupun kata yang keluar di bibir mereka berdua. Hanya rintik rintik hujan dan hembusan angis yang terdengar di sana.

Setelah cukup lama menempuh perjalanan akhirnya di perempatan Fara berkata. "Gw turun di sini aja."

Alfa yang mendengar nya pun sempat bingung karna merasa familiar dengan jalan ini. namun, cepat cepat ia menepikan motornya.

Fara pun turun dari atas motor itu. Setelah itu Alfa membuka helm nya ia melihat wanita yang kini di hadapan nya itu basah kuyup.

melihat itu, Alfa pun langsung tersadar bahwa di dalam tas nya terdapat switer yang tak sempat ia pakai tadi pagi.

Cepat cepat ia mengeluarkan switer itu dan berkata. "nih pake!"

Fara yang memang sudah merasa kedinginan pun mengambil switer itu dan langsung memakainya.

"Makasih" ucapnya pelan.

"Nama lo siapa?" tanya Alfa kepada wanita yang barusan berkata itu.

"Nama gw Fara, maksih sekali lagi," jawab Fara tetap datar namun kali ini nada nya lebih lembut.

"Oh okey kalo gtu gw pergi dulu, dahh Far," ucap Alfa.

Fara pun menganggukan kepala sebagai jawabannya.

Yuhuuuuu dah masuk fase pdkt nih kayaknya wkwk lanjutin atau gak nih?

See u next time

Thxuu all~

-SalamSenja15

ALFARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang