•••
Cherryn belum lama menginjakkan kaki nya di halaman rumah. Ya, Cherryn baru saja sampai rumah setelah dijemput oleh supir keluarganya itu. Saat Cherryn sedang melangkah menuju mama nya..
"Momm Cherryn pulangg" ucap Cherryn seperti biasa
"E-h? Sepertinya ada tamu?" batin Cherryn
"Halo cantik, sini ada temen mama" ucap Sarah
"Cherryn makin hari makin manis ya" ucap nya
Membuat Cherryn menyunggingkan senyum khas miliknya, saat Cherryn hendak bersalaman ia melihat seseorang disamping temen mamanya itu.
"Kenalin ini, felly. Anak tante Shinta" ucap Sarah
Deg.
"Ini kan cewe yang bareng Vero pas kemarin di mall?!" batin CherrynCherryn mengulurkan tangannya tanda berkenalan
"Ada apaan si ini? Di dunia sempit banget yha!" batin Cherryn
Tak mau ambil pusing, ia pun segera izin untuk kembali ke kamar dan membersihkan diri segera. Dan sudah pasti! Cherryn akan bercerita dengan Vio, wajib!
•••
21 : 05
"Mom? Cherryn boleh masuk gaa?" ucap Cherryn dari balik pintu kamar Sarah
Sarah yang mendengar ucapan Cherryn pun, segera membuka pintu
"Eh? Anak mommy kok belum tidur?" jawab Sarah
"Mau tidur disini boleh yahhhh mom" rayu Cherryn dengan puppy eyes miliknya
Kebetulan Cherryn tau, kalau Wijaya hari ini sedang ada lembur dikantor sehingga memilih untuk menginap di kantor saja, katanya tadi saay sedang bertelfonan bersama Sarah
"Cherryn takut mom. Tadi abis nonton film horor hehe parno!" jelas Cherryn mengingat
"Dasar! Sifatnya penakut, tapi hobby nya nonton horor, endingnya ketakutan Cher Cher" ucap Sarah menggelengkan kepala nya
Tak lama, Cherryn pun mengambil posisi tidur yang nyaman, disamping Sarah.
"Mom Cherryn mau tanya boleh ga?" tanya Cherryn
Begini lah kebiasaan Cherryn saat hendak bersama mama nya, tak henti henti nya berceloteh seperti beo!
"Nanya apa sayang?" jawan Sarah dalam posisi sama dengan Cherryn
"Mom kok tante Shinta sering banget kesini? Tumben gitu, biasanya mom kan kalau ada bisnis pasti milihnya ke tempat ibu ibu sosialita yang spot foot nya bagus trs di upload ke facebook hih" ucap Cherryn mengingat kelakuan Sarah
"Suka - suka mom dong. Anak perawan, kepo amat." ucap Sarah
"Orang nanya serius" protes Cherryn
"Awas baper" celetuk Sarah terkekeh
Cherryn hanya membuang nafasnya dan melirik arah lain, jengah dengan kelakuan mak nya!
"Yayaya suka - suka ibu negara. Btw mom, Cherryn kenapa siihhh gaboleh bawa motor lagi, bete tau!" keluh Cherryn
"Oh jadi dari tadi basa basi mau nanya ini, dasar anak nya Wijaya bisa ae!" ucap Sarah
"Hehe. Anaknya Sarah juga keleuss" protes Cherryn, "Mom! ihhhh kenapa Cherryn kan mau tau" lanjutnya
"Mau tau aja apa mau tau banget? Jawabannya ada di vlog selanjutnya yaaa" ucap Sarah menirukan salah satu youtuber
"Aigooooo. Tuhan tolong terangkan hati dan pikiran ibu hamba, jauhkan dari segala syaiton syaiton yang tidak diinginkan, amin" ucap Cherryn sok dramatis
"Heh anak kurang asem!" Protes Sarah
"Mom seriussssssssssssss" protes Cherryn tak mau kalah
Dari tadi memang Sarah sengaja, mengalihkan pembicaraan. Bingung mau menjawab apa kepada anaknya itu. Ini rahasia tau!
"Eh-m.. itu.. ini perintah Dad, keputusan kami juga. Kita gamau anak perempuan satu satu nya Bramasta, mengalami hal yang tidak diinginkan. Ini buat keselamatan kamu doang kok Cher, gada hal yang lain. Diluar sana kan kita ga tau apa yang akan terjadi, jadi mom dan dad hanya berhati - hati aja. Terlebih untuk kamu dan Rendy" jelas Sarah tersenyum sembari membelai rambut putri kesayangan nan bawel itu
Cherryn pun hanya menganggukan kepala nya, tanda mengerti. Ternyata diantara kesibukan kedua orang tua nya. Tersimpan rasa khawatir yang sangat besar terhadap dirinya dan adiknya itu. Setelah mendengar penuturan Sarah, Cherryn memilih untuk tidur, karena besok masih hari sekolah
"Anak mommy sudah besar ya, tau mana yang dia suka dan ngga. Mommy dan dad berharap anak mommy semua bisa bahagia nantinya dan sukses, amin" ucap Sarah sebelum memejamkan manik mata nya
•••
Next part yaa...
Jangan lupa vomment ya readers!Love.
KAMU SEDANG MEMBACA
Venance
Teen FictionAda yang manis tapi bukan gula Ada yang hangat tapi bukan kopi Ada yang buat nyaman tapi bukan sofa Tapi lo, Cherryna Angelo Beatrix - Malvero -