chapter 8

621 103 2
                                        

Italic = masa lampau

Hari ini Baekhyun dan Chanyeol akan mengunjungi cafe YOLO di seberang restoran Ma Huan milik Xiumin. Baekhyun memiliki sedikit spekulasi saat ini. Apalagi setelah kejadian kemarin.

"Baekhyun!!"

Baekhyun hendak menoleh ke arah belakang dan ia menemukan sosok Sehun disana. Baekhyun menutup pintu itu kembali dan membungkuk di depan Sehun.
"Maafkan aku Sehun, aku sungguh penasaran denga ruangan itu. Aku minta maaf atas ketidaksopananku"

Sehun mengambil kunci ruangan itu di dalam saku celananya. Ia segera mengunci pintu itu kembali.
"Itu memang tidak sopan Baekhyun, tapi jika itu dirimu aku bisa memahaminya"

Baekhyun mengeryit mendengar perkataan Sehun. Jika diriku? Batin Baekhyun. Saat Baekhyun hendak bertanya, Chanyeol tiba tiba saja muncul dan menepuk pundak Baekhyun.

"Baekhyun ayo aku antar pulang. Aku ada urusan mendadak dengan Kim Jongin"

Baekhyun menganguk dan kemudian membungkuk di hadapan Sehun. Ia mengikuti langkah Chanyeol pergi dari rumah besar itu. Namun satu hal yang Baekhyun bingungkan.

"Jika diriku?"

Chanyeol mendengarnya. Ia bingung Baekhyun berbicara sendirian sedari tadi.
"Ada apa Baekhyun? Kau baik?"

"Tidak ada apa apa"

Chanyeol melihat ke segala penjuru cafe ini. Ia menemui pelayan yang ada di meja kasir. Kebetulan juga ia mengenal pemilik nya.

"Hei Kim Min Gyu, aku meminta ijin untuk melakukan sedikit kegiatan di sini. Aku tidak akan mengganggu pelangganmu"

Min Gyu menganguk. Ia melanjutkan acara membersihkan gelasnya.
"Asal kau membayar nanti"

Chanyeol menepuk kepala Min Gyu. Adik kelas yang sangat menyebalkan batin Chanyeol.
"Yayayaya tentu. Kau tau kan seberapa kayanya diriku"

"Tidak lebih kaya dari Sehun hyung"

Chanyeol berdecih. Betapa bangganya Min Gyu memiliki teman seperti Sehun yang sering mentraktirnya makan saat SMA dulu.

Ia meninggalkan meja kasir dan menyusul Baekhyun yang masih melihat lihat. Ia menepuk pundak Baekhyun.
"Ada yang bisa kubantu?"

"Carilah cctv di sekitar cafe ini. Kau pasti tau maksudku"

Chanyeol menganguk. Ia mau tak mau menghampiri meja kasir kembali. Daripada mencari, kenapa tak langsung bertanya kepada pemiliknya?
"Min Gyu, apa di cafe mu ada cctv?"

"Du depan paling pojok. Kalau kau jeli disana ada satu. Sengaja kuwarnai supaya tidak kelihtan. Bukankah aku jenius hyung?"

Chanyeol memutar bola matanya malas. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun ia segera menghampiri Baekhyun.

"Di depan sana ada satu Baek"

Baekhyun tersenyum.
"Bagus"

Baekhyun berjalan ke arah tempat cctv itu berada. Ia mengikuti Chanyeol yang mencari keberadaan cctv itu. Setelah sampai akhirnya Chanyeol dapat menemukan cctv itu. Sungguh pintar sekali Ming Gyu ini mewarnai cctv dengan warna hijau kontras dengan tembok dibelakangnya.

Baekhyun mengamati sekelilingnya. Posisi cctv itu sangat pas jika pelaku melakukan aksinya di seberang restoran milik Xiumin. Bisa jadi ia akan menangkap siluet sang pelaku.

Baekhyun berjalan ke arah meja kasir.
"Apakah saya boleh melihat rekaman cctv tanggal 9 dan 10 April lalu?'

"Tentu saja. Ini pasti untuk kasus restoran Ma Huan kan? Tentu aku akan membantu pekerjaan Chanyeol Hyung"

Police (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang