Italic = flashback/masa lampau
__________
3 april 2017
Baekhyun melihat dengan seksama mayat yang tergeletak di dedepannya itu. Mayat yang dikenalnya. Kakek tua yang dahulu pernah mati matian membelanya bersama dengan ketua Kim.
Baekhyun memicingkan penglihatannya kala melihat bekas sayatan di lehernya. Namun seketika ia membolakan matanya tajam. Baekhyun menghampiri ketua Kim dan membisikannya sesuatu.
"Kurasa polanya sama dengan kasusku"
Ketua Kim mengamati mayat itu dengan seksama terutama di bagian leher seperti yang Baekhyun bicarakan barusan. Seketika ia memeriksa ponselnya dan mengacak ngacak dokumen di dalam ponselnya. Ia memerhatikan foto di dalam ponselnya dan sayatan di leher mayat itu bergantian.
"Kurasa kau benar Baek"
Ketua kim langsung saja menghampiri Chanyeol yang sedang menanyai petugas Lee tentang kejadian tadi. Ketua Kim menepuk pundak Chanyeol pelan.
"Temani Baekhyun. Aku akan memanggil tim forensik"
Chanyeol hanya menganguk menjawab perintah ketua Kim. Ia menghampiri Baekhyun yang masih setia melihat ke arah mayat yang tergeletak itu.
"Menemukan sesuatu Baekhyun?"
Baekhyun terlonjak kaget dengan perkataan tiba tiba Chanyeol. Sungguh itu tadi sangat mengagetkan. Baekhyun pun menganguk atas pertanyaan Chanyeol barusan.
"Kurasa aku sedikit mendapatkan clue"
Chanyeol mengangkat sebelah alisnya kemudian menatap mayat mantan polisi itu. Clue katanya? Chanyeol melihat setiap detail mayat tersebut. Namun mungkin belum saatnya ia memahami perkataan Baekhyun kali ini.
Sedangkan Baekhyun masih menahan amarahnya sekarang. Melihat orang yang sangat berjasa untukmu terbunuh begitu saja bukankah sangat menyesakkan hati?.
Jung Hee Jun membungkuk di depan jaksa Byoeon saat ini. Sedari tadi ia terus menerus memohon kepada jaksa daerah tersebut.
"Kumohon jaksa Byoeon. Kurangi tuntutanmu terhadap Baekhyun. Selain umurnya yang masih kecil, bukankah faktor keluarga juga bisa dipertimbangkan?"
Jaksa Byoeon mengalihkan atensinya dari secarik kertas ke polisi tua itu, Jung Hee Jun. Ia melepaskan kacamata yang melekat pada hidungnya.
"Begini pak Hee Jun, Baekhyun memang mempunyai ikatan darah dengan Byun Yong Guk. Tapi tindakannya tetap saja kriminal"
Hee Jun bersujud sekarang didepan jaksa Byoeon. Sungguh ia ingin menyelamatkan Baekhyun dari tuntutan jaksa keparat itu. Jaksa yang sangat tidak manusiawi pikirnya.
"Kumohon jaksa Byoeon. Umurnya! Umurnya bisa jadi pertimbangan kan?"
" apakah pembunuhan itu bisa dibenarkan polisi Jung Hee Jun? Untuk apa kau membela pembunuh kecil sepertinya?"
-
Baekhyun termenung di dalam ruang gelap introgasi ini. Didepannya sudah ada jaksa Byoeon yang siap menghujaninya dengan berbagai pertanyaan.
"Kau membunuh bukan tanpa alasan. Aku yakin itu. Kau anak yang cerdas. Jadi katakan apa alasanmu membunuhnya!"
Baekhyun menatap tajam ke arah jaksa Byoeon. Ia tertawa sebentar membuat jaksa itu tersulut emosinya. Jaksa itu menggebrak meja emosi. Kemudian ia menetralkan kembali emosinya dan menatap kembali terdakwa didepannya ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Police (Completed)
FanfictionBerprofesi polisi bukanlah hal mudah untuk. Terlebih dengan kasus yang sedang dihadapi membuat para polisi kebingungan. Jalan terakhir dipilih para penyelidik dengan meminta bantuan mantan terdakwa kasus Bucheon tahun 2011 lalu, Byun Baekhyun. Apa y...
