I want my first kiss

163 13 0
                                        

"Yoon!" Sapa Seulgi mengejar Yoona yang baru saja keluar dari kelas nya.

"eoh, Seulgi." Yoona yang sedang mendekap buku, berhenti sambil menoleh temannya yang menghampiri nya.

"Kau mau pulang, ya? Dijemput Namjoon sunbae?"

"hah? Tidak kok. Aku mau ke kantin."

"ohh, mau makan siang dengan kekasihmu?"

"Tidak Seulgi, aku baru saja mau mencari Aeri untuk ku ajak makan. Berhubung kau datang, kau saja yuk yang temani aku makan!"

"Sudalah Yoon, aku tidak mau mengganggu waktu kencan mu." Bisik Seulgi.

"Seulgi, Namjoon sedang sibuk. Aku tidak akan makan siang dengannya."

"Masa sih? Jadi kau tidak bertemu dia sama sekali? Padahal tadi sepertinya aku melihat mobilnya di parkiran timur." Seulgi terlihat berpikir heran.

"Kau salah lihat kali. Dia tidak mungkin ke kampus. Kau kan tau dia sedang sibuk bekerja."

"umm.. Iya mungkin aku salah. Dia pasti akan menghubungi mu kan, kalau datang?"

"emm. Ayo ke kantin." Yoona melanjutkan langkahnya.

...

Yoona makan dengan Seulgi di kantin, tidak lama kemudian Aeri datang menghampiri meja Yoona.

"Aeri, kau lama sekali." Ucap Yoona.

"Ah, Maaf. Habis diskusi dengan Bryan Sunbae."

"omooo.. Jadi, kau sudah mendapat ikan? Pancinganmu bagus juga." Goda Yoona pada temannya.

"Yaa begitulah. Sebenarnya, aku sedang pendekatan dengannya." Jawab Aeri.

"Selamat teman!" Ucap Seulgi. "Setidaknya kau beruntung jika pacaran dengan Bryan sunbaenim. Karena dia masih berada di kampus ini, Kau bisa pacaran sepuasnya deh. Tidak seperti Yoona, dia selalu terpisah dengan Namjoonnya."

"Aigoo, memangnya kenapa kalau terpisah? Yang penting hati kita selalu bersatu."

"Uwww." Kedua temannya bersorak.

"Kalau dipikir-pikir benar juga ya.  Saat Yoona mulai pacaran dengan Namjoon, dia sudah Lulus duluan. Sekarang, saat kamu datang lagi ke universitasnya, dia juga sudah lulus lagi. Jadi usahamu untuk masuk universitas ini sia-sia dong, Yoon." Tutur Aeri.

"Memangnya aku masuk universitas ini hanya karena ingin bersama dengan Namjoon? Pikiran kalian cetek sekali, sih. Aku kesini ya untuk mencari ilmu.  Bukan untuk pacaran!" Ucap Yoona sedikit jengkel.

Kedua temannya terlihat sedikit menertawakannya.

"Iya tau ko. Biar sekalian bisa curi-curi waktu kan? Kalau Namjoon ada alibi untuk datang ke kampusnya." Seulgi sedikit tertawa.

"Mana ada seperti itu!"

"Tidak usah menyangkal Yoon, aku juga sudah memergoki mu kok. Sesekali kalian bertemu di belakang kampus, kan. Mengaku sajalah." Goda Aeri.

Wajah Yoona menjadi memerah karena godaan temannya. "Itu kebetulan saja."

"Jujur saja dengan sahabatmu." Aeri memojokkan Yoona agar Yoona lebih terbuka. "Umm, aku penasaran, sebenarnya kau dan Namjoon sudah sampai tahap apa sih, Yoon?"

My Oppa Since 1997Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang