5. Challenge II

22 6 19
                                        

Pada esok harinya, seluruh calon siswa(i) kelas 10 mulai melaksanakan MOS. Mereka semua mulai mengenakan seragam sekolah mereka.

MOS dibuka dengan upacara memanggang seluruh peserta MOS. Tapi untung masih pagi jadi tidak terlalu terpanggang.

Kemudian, kegiatan MOS mereka dimulai dengan pembentukan ketua kelompok, yel-yel, dan lain-lain (yang sudah melalui MOS pasti tahu hehe)

Akhirnya masa istirahat tiba.

Cole segera berlari cepat untuk menjemput lelakinya. Maksudnya, teman lelakinya, Maki.

Tapi, sayangnya dia tersesat ditengah lautan manusia-manusia.

"Wah. Aku hilang. Keren." Cole berusaha membiasakan dirinya mengatakan 'keren'.

Karena Cole tersesat, ia pun memanfaatkan kesempatan untuk berkeliling mencari tanda tangan OSIS dan guru pembina MOS.

Harusnya dia bisa menelpon tapi dia lupa. Jadi...

Abaikan kecerdasannya.

Tiba-tiba Cole melihat seorang gadis cantik yang kemarin dia dan Maki hendak dekati. Cewek tersebut sedang duduk di tangga yang menuju lantai 2 dekat toilet.

Jackpot hehe.

Cole mulai berjalan dengan percaya diri kearah gadis itu.

Tanda tangan belakangan, ladies first lah!

Tapi, tiba-tiba, seekor lelaki, eh, seorang lelaki yang ukurannya kira-kira setinggi Maki muncul di hadapan gadis tersebut.

Ah! Sial. Banyak saingan.

Namun, saat Cole melihat lebih jelas, sosok lelaki itu adalah temannya sendiri.

"Dasar Maki TULU!" Cole langsung menyambar Maki sampai tubuh Maki terlempar...

Dan lenyap.

Tapi boong.

...Sampai tubuh Maki terlempar sedikit. Maki yang kaget langsung refleks menatap sinis penabrak-nya.

Cole auto merinding melihat mata Maki.

"Ampun..."

"Oh ternyata anda...yagh! Kenalin! Ini namanya Chelsea!"

"Halo Chelsea, aku Cole. Aku 'C' kamu 'C', kita berdua sama-sama Cool!" Cole tersenyum ramah sampai menampakkan tiga lesung pipinya (pipi kiri, pipi kanan, dan disamping kiri dekat bibir atas)

Meskipun Cole agak kesal karena Maki duluan mengenal Chelsea.

"Halo Cole! Omong-omong kalian mau nyari tanda tangan OSIS barengan gak?"

"Boleh! Boleh!" Cole dan Maki mengiyakan secara bersama-sama.

"Barengan siapa, Chel?" Tanya Maki.

"Sama teman gue, Cale! Cale! Where are you?" Chelsea menoleh kesana kemari mencari Cale yang suka menghilang.

"Aku dibawah sini Chel..."

Terdengar suara Cale dari belakang tangga. Cale langsung berdiri dan melihat Cole dan Maki.

"Nani the heck?! Jadi ini teman lu yang dari sekolah lain?" Maki sontak bertanya.

"Yep. Yuk, kita pergi sekarang."

"Berburu harta karun!" Seru Cole.

Akhirnya, mereka pun mencari harta karun tanda tangan OSIS berempat.
Tapi, tiba-tiba di tengah perjalanan, Chelsea terhenti karena melihat seseorang.

7 Deadly SINTING Where stories live. Discover now