13. DOR!

11 4 4
                                        

Akhirnya giliran kelompok 13 mulai. Lawan mereka adalah kelompok 10.

Untuk kali ini, karena main asal, mereka menaruh Jason didepan karena ia cukup lihai menyerang orang.

Maksudnya, balon orang. Bukan orangnya.

Fryane ditaruh dibelakang agar balonnya susah diraih. Kebetulan, orang yang akan memecahkan balon mereka adalah Annie, dengan tinggi badan 158 cm, akan cukup sulit baginya meraih Frayne yang tingginya 182 cm.

Namun, ternyata perkiraan mereka salah.

Annie ikut ekskul basket. Otomatis ia lincah meloncat untuk meletuskan balon kelompok 13.

Jason, sedang berupaya mengekor ke belakang kelompok 10. Tapi, gerakan Annie sebagai kepala yang lincah, mengakibatkan orang yang memegang balon sulit ditangkap oleh Jason.

Ronde ini sebenarnya merugikan kelompok 13, karena jumlah mereka terlalu sedikit hingga kelompok dengan 15 orang bisa mengepung mereka dengan mudah.

Tapi, ketujuh bocah random ini keras kepala dan sulit menyerah.

"Cole! Dengarkan aku! Kau yang berada di tengah, kau menjadi patokan bagi barisan kita agar berbelok! Yang lain, pegang Cole seerat-eratnya!" Jason memerintah dari depan. Cole mengangguk.

Saat melihat bahwa kelompok 10 mulai menyerang dari arah kanan, Cole langsung meloncat kekanan juga, diikuti Teman-teman dibelakangnya.

Annie meloncat dan hampir berhasil menusuk balon yang diikatkan dipundak Frayne. Frayne malahan takut kalau ia sampai tertusuk dari belakang. Untung bukan ditusuk oleh teman sendiri.

Jason lalu mundur kebelakang untuk mencari area penyerangan yang luas.
Saat ia menemukannya, ia langsung maju, tapi, tarikan yang terlalu kuat hampir membuat pegangan Cole terputus.

"Kayaknya kita tidak boleh main asal ya..." Keluh Stephen.

"Betul Pen." jawab Maki yang ada didepannya.

"Berhenti memanggilku-AHHH!"

Stephen tanpa sadar langsung tertarik kuat kedepan karena Jason yang hendak menyerang ekor kelompok 10.

Namun sayangnya, gerakan yang Jason yang terlalu cepat mengakibatkan kedua kelompok tersebut terlalu dekat dan bersampingan.

Hal itu dimanfaatkan kelompok 10 dengan jumlah anggota yang lebih banyak untuk melengkungkan barisan dan meletuskan balon kelompok 13.

Dan akhirnya...

DOOOR!!!

Terdengar suara balon meletus. Geo dan Yuki yang bertugas mengawasi game Snakey Balloon langsung terkejut.

Karena balon kedua kelompok meletus bersamaan.

"Kita menang!" Teriak Annie pada kelompoknya.

"Tidak secepat itu! Balon kalian juga meletus bersamaan dengan kami!" Stephen mendadak emosi.

"Tapi, gue dengar balon kalian duluan meletus baru punya kami!" Sahut salah satu anggota kelompok 10.

"Telinga lu mau dikorek!" Maki ikut maju. Akhirnya kedua kelompok itu adu mulut.

"Teman-teman, tolong tenang dulu. Kami ingin menonton dulu rekaman pertandingan kalian tadi. Sabar ya." Perintah Yuki, yang otomatis membuat mereka langsung diam.

"Geo, tolong awasi mereka." Ucap Yuki pada Geo.

"Siap bos." Jawab Geo sambil memberikan hormat dan tersenyum.

Yukk akhirnya kembali dengan membawa kamera yang merekam pertandingan mereka.

"Kelompok 13 yang menang kan kak?" Tanya Griffin.

7 Deadly SINTING Where stories live. Discover now