2. New yet Old Home

25 6 14
                                        

Hiro memarkirkan mobilnya di area yang tersedia

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Hiro memarkirkan mobilnya di area yang tersedia. Halaman depannya cukup luas untuk memarkir beberapa mobil.

"Keren bung! Kayak rumah kebarat-baratan gitu." Maki berdecak kagum.

"Ini rumah kami yang dulu koq." Sahut Cale.

"Hah?! Rumah tempat kita dulu sering main bareng? Koq aku gak ingat?" Maki mulai bingung.

"Halah, kau cuma pura-pura lupa!" Cole merangkak keluar dari mobil, setengah mengantuk.

"Yah, ketahuan siasatku." Maki menunduk malu. "Btw, aku bantu bersih-bersih ya!"

"Ayah dan ibu bilang, mereka sudah menyuruh bawahan mereka untuk membersihkan rumah ini." Kata Cale.

"Asyiiik, bisa langsung tidor!" Cole lansung cepat-cepat menarik koper-koper bawaan mereka kedalam rumah.

"Astaga, kenapa kalian tidak langsung bilang saja mau diantar ke rumah kalian yang dulu. Aku sudah mati penasaran." Hiro menepuk jidatnya.

"Karena kami ini misterius kak." Jawab Cale. "Nah, silahkan, kalian bisa masuk untuk istirahat sebentar. Kalau tidak, jangan kembali lagi ke sini :)"

Hiro dan Maki hanya bisa menatap Cale dengan tatapan aneh.

"Bercanda. Hehe."

Kemudian, Hiro dan Maki pun beristirahat sebentar di rumah Cole dan Cale, sekaligus membantu mereka sedikit dalam mempersiapkan rumah mereka agar terlihat seperti dahulu kala, Masa kecil mereka. Bukan dahulu kala saat negeri kincir angin masih menjajah Indonesia.

"Jadi, setelah ini, kalian mau ngapain?"
Maki langsung melontarkan pertanyaan.
"Hangout di Mall Taxon skuy!"

"Huks. Aku mau tidur bung. Hayati lelah"
Jawab Cole sambil menguap.

"Cihuyy! Aku mau ke Caca! Kalau begitu, Cole! Rumah ini kutitipkan padamu!" Cale langsung girang. Ia memang sangat rindu dengan Mall Taxon.

"Hah, koq aku. Omong-omong. Mall Taxon apa kabar?" Tanya Cole pada Maki.

"Baik. Sehat walafiat." sahut Maki. Disusul ketawa yang ditahan oleh Cole. Mereka berdua selalu ingin memberikan joke sarkas dengan wajah datar tapi selalu gagal. Bahkan, menertawakan lawakan mereka sendiri.

"Serius, ugh!" Cole mendengus.

"Biasa aja, apa sih. Ada banyak toko baru buka sih. Kayak Maniso, Uniqol, dan restoran Korea baru."

7 Deadly SINTING Where stories live. Discover now