Jason Haro.
Semenjak sekelas dengan Griffin dan Frayne, hidup mereka berdua menjadi tidak tenang.
Padahal Jason tidak mengapa-apakan mereka.
Jason bahkan terpilih menjadi ketua kelas 10 IPS 2.
Memang cocok sih.
Sampai suatu hari, saat masa belajar dan mengajar sudah berjalan, Griffin dan Frayne mengalami kesulitan mengerjakan PR pelajaran Akuntansi.
"Aduhh... Cita-cita gue bukan jadi akuntan koq... Ngapain kerja ginian?!" Griffin menggaruk-garuk kepalanya.
Sebenarnya tugas yang diberikan adalah membuat persamaan dasar Akuntansi dari data keuangan Pak Irham, guru Akuntansi mereka.
"Gurunya gabut mungkin. Keuangan dia sendiri, koq kita yang hitung." Sahut Frayne, setengah berbisik. Karena Pak Irham sedang tidur di meja guru.
"Apa yang susah memangnya."
Griffin dan Frayne langsung berbalik ke sumber suara tersebut. Yaitu Jason.
Sebuah ketidakberuntungan memang duduk di depan anak itu.
"Heh, otak kami sama otak lo beda server ya."
"Apa yang beda server. Sama-sama IPS koq."
"Bacot." Griffin dan Frayne pun berusaha mengabaikan Jason. Jason memang cenderung cerewet kalau ada masalah yang perlu diselesaikan.
Di awal masuk, Griffin duduk bersebelahan dengan Frayne. Mereka berdua mencari posisi sejauh mungkin dari Jason.
Dan mereka mengambil deret kedua dari kanan, baris ketiga.
Jason awalnya duduk di deret keempat dari kanan, baris keempat. Tapi, ada angin apa, wali kelas mereka, Mr. Zhack, malah menyuruh Jason agar pindah duduk di belakang Griffin dan Frayne.
Biar Jason jadi anak gaul katanya.
Griffin dan Frayne anak gaul dan terbuka.
Tapi tidak pada orang seperti Jason.
~~~
Masa istirahat makan siang pun tiba.
Tugas Akuntansi tersebut untungnya dikumpul besok hari saja.
"Kita tanya Hansell atau Cole Maki aja deh." Usul Griffin.
"Tapi, mereka IPA..." Jawab Frayne.
"Mereka juga ada Akuntansinya bang."
"Oh iya."
Mereka pun segera menjemput ketiga bocah tersebut di kelas mereka.
Dari kejauhan, terlihat Cole dan Maki yang berjalan kearah mereka di koridor.
"Yo!" Maki menyapa Griffin dan Frayne seraya mengangkat tangannya.
Namun, Cole dan Maki mendadak ditahan oleh seorang cewek.
"Berhenti disitu!"
"Ha?" Cole dan Maki hanya bisa menatap cewek tersebut dengan bingung. "Maaf. Kami mau lewat."
"Tunggu! Kalian tidak boleh lewat sebelum kalian menyebut namaku. Lebih-lebih lagi kau! COLE PARK!"
"Naleul?" (Aku?) Cole menunjuk dirinya sendiri dengan bingung. "Kenalan dulu kalau gitu! Aku Cole. Kalau kamu?" Cole mengulurkan tangannya dengan ramah sambil tersenyum ceria.
Tapi, gadis itu menepis tangannya dan mencibirkan bibirnya.
"Oi! Cole cuman mau kenalan." Maki menegur cewek itu.
YOU ARE READING
7 Deadly SINTING
De Todopernahkah kalian berada di tengah tengah persahabatan antara 7 orang? 7 orang lelaki yang terlihat biasa-biasa saja, berjumpa, mereka jadi bisa apa saja. Cole si oppa Korea; Maki si boyfriend material; Jason si holkay pintar, Frayne si anak baik-ba...
