Maki, Cole dan Cale melalui masa-masa libur sekolah mereka dengan suka duka. Atau, suka-suka mereka lah. Tanpa terasa, hari yang ditunggu-tunggu, tapi tidak disukai oleh mereka tiba.
Hari pertama masuk SMA.
Tapi, sebelum sepenuhnya menjadi anak SMA, mereka harus melewati pra-MOS, hingga MOS (Masa Orientasi Sekolah).
Masa pra-MOS hanya 1 hari, dan seluruh calon kelas 10 memakai baju bebas.
Cole memakai kaus oblong putih polos, dengan rip jeans feat. Sepatu crwcs.
Sangat simpel tapi nyaman baginya.
Cale juga mengenakan model yang sama persis Cole. Tapi ia memakai sepatu canverse.
Sementara Maki, mengenakan kaus berlengan panjang sebatas sikut berwarna biru muda dan celana jeans ketat berwarna hitam.
Sampainya disekolah, Cole langsung mencari Maki. Sementara, Cale mencari temannya yang berasal dari SMP yang berbeda darinya tapi masuk ke SMA Castellar.
Kemudian, Cole melihat Maki dari jauh.
"Maki! Hey!"
"Tayo!"
Ketika sudah saling berjumpa, mereka akan saling menampar. Biar iconic. Tapi tamparan pelan. Kalau keras-keras nanti tuli mereka.
"Ugh... Vlogging dulu yuk, sebelum mulai." Ujar Cole.
"Gak usah. Aku punya ide yang lebih bagus."
"Apa?"
"Cari cewek cantik~"
"IKUUUTTT."
Nge-vlog memang hobi Cole dan Maki. Tapi mencari cewek cantik, sudah tradisi hidup. Ataukah... Kebutuhan hidup?
Cole dan Maki, dengan tampang keren mereka, tidak luput dari pandangan kagum dan rasa suka dari gadis-gadis muda, maupun tua, maupun janda.
Tapi, dari sekian banyak cewek. Tipe ideal mereka berdua sama persis. Kalau dibiarkan bisa mengakibatkan cinta segitiga bermuda yang menyesatkan.
"Bro! Liat ada satu!" Cole membisiki Maki dan menunjuk dengan dagunya.
"Mana???"
"Itu disana, yang duduk di tangga aula. Rambutnya panjang dan terlihat sangat elegan."
"Putih lagi. Keturunan Cina kali?"
"Aish, jangan Cina mulu. Cari yang orang Indonesia skoy."
"Jangan rasis, cinta itu gak boleh pandang bulu!"
"Ah sudahlah, kenalan aja yuk."
Namun, barusan Cole dan Maki hendak mendekati perempuan tersebut, seorang guru sudah berdiri di tengah aula dan menyuruh seluruh siswa untuk berkumpul.
"Para OSIS yang bertugas, mohon bantu atur adek-adeknya yah!" Perintah sang guru.
Cole dan Maki pun mengambil posisi di barisan yang agak tengah disebelah kiri.
Kemudian, setelah doa pembuka, lalu sambutan "singkat" Dari sang kepala sekolah, Mr. Thomas. Sampai akhirnya pembagian kelompok MOS. Nama-nama kelompoknya diambil berdasarkan nama-nama game terkenal.
Sayangnya, Maki dan Cole terpisah.
Cole masuk kelompok 3, kelompok Manecraft. Maki masuk kelompok 7, kelompok BUPG.
Dan mereka berdua saling menyalahkan.
"Kenapa namamu diawali 'Y' sih?!" Cole menegur Maki.
"Lo juga, kenapa pake 'C'? Jauh amat!"
"Nanya orang tuaku lah! Bukan aku yang milih nama!"
YOU ARE READING
7 Deadly SINTING
Acakpernahkah kalian berada di tengah tengah persahabatan antara 7 orang? 7 orang lelaki yang terlihat biasa-biasa saja, berjumpa, mereka jadi bisa apa saja. Cole si oppa Korea; Maki si boyfriend material; Jason si holkay pintar, Frayne si anak baik-ba...
