15. The truth (18+)

6.4K 284 14
                                        

Attention!
Part ini mengandung unsur OOC
dari masing-masing character maupun
suasana dan tata bahasa.!

((BUDAYAKAN VOTE SEBELUM BACA))

~

"Kita bisa memperbaiki semuanya."

"TURUNKAN AKU SASUKE! BUKA KUNCI MOBILNYA SEKARANG JUGA!" Teriak seorang gadis frustasi, penampilan gadis tersebut acak-acakan dengan mata sedikit membengkak.

"Aku akan mengantarmu."

"TIDAK PERLU! AKU BISA PULANG SENDIRI. SEKARANG BUKA KUNCINYA!" Baru kali ini rahang mungil Sakura menegas hingga menimbulkan urat kecil menyembul disekitar leher.

Perdebatan mereka berakhir saat Sasuke memilih membuka kunci mobil. Jujur saja, rasa sakit pada kuping sang raven membuatnya melakukan hal tersebut. Suara teriakan Sakura benar-benar melukai kupingnya.

Mengambil gerakan cepat, pintu mobil dibuka paksa oleh Sakura. Kaki jenjang menjulur keluar mobil tergesa, "Sakura." Panggilan lembut pria yang menjadi penyebab kemarahan Sakura tidak digubris sama sekali. Justru gadis ayu bermanik emerald sengaja menutup pintu mobil begitu kencang hingga menimbulkan suara.

Brakk!

Ia berlari menjauhi mobil Sasuke, berlari secepat kilat berharap si raven tidak mengejar. Tangan lentik itu berusaha menghapus buliran air mata yang berjatuhan melalui pipi.

1 jam sebelum kejadian.

"Uhmmm mpphh."

Sasuke merengkuh tubuh sang gadis kedalam dekapan hangat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sasuke merengkuh tubuh sang gadis kedalam dekapan hangat.

Sreet!

"Ngghh ahh!"

Disingkapnya rok pendek Sakura, tangan sang raven melucuti celana dalam berenda pink milik gadis yang ia cintai.

Kini tubuh si pink dibaringkan pada bangku penumpang belakang mobil, dengan kedua pergelangan tangan dikunci hanya menggunakan satu tangan Sasuke. Tangan satunya aktif memainkan kewanitaan Sakura, membuat tubuh gadis bersurai pink menggeliat kenikmatan.

Muka pada wajah gadis bermanik emerald merona hebat, menambah kesan ayu pada gadis bermarga Haruno itu. Sasuke tidak menyia-nyiakan kesempatan, ia terus memandangi wajah cantik gadis di bawah tindihannya.

"SSHH ughhh."

Setelah baju Sakura disingkap keatas, Sasuke terus langsung mencium intens setiap inci tubuh Sakura. Ciuman itu bermula dari leher turun ke dada ranum, hingga turun keperut rata gadisnya. Ciuman yang Sasuke buat menimbulkan sedikit suara decakan, "mmhh mph." Nafsu sang raven membabi buta. Tak lupa juga ia memberi beberapa kenangan -tanda merah- pada tubuh mungil tersebut.

Sweet DestinyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang