Chapter 18 - Stubborn

490 71 10
                                        

S T U B B O R N

Original StoryZuma
PublisherKeyralaws

Original Story—ZumaPublisher—Keyralaws

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Password unit apartemen SNSD terbuka. Taeyeon masuk dengan Jiyong di belakangnya. Jiyong yang mengantar kembali ke apartemen setelah insiden Taeyeon pingsan.

“Bukankah kau ada pekerjaan? Kembalilah bekerja. Terima kasih sudah mengantar,” ucap Taeyeon datar melihat Jiyong yang akan masuk ke apartemen begitu saja.

“Itu setelah makan siang. Aku bisa menemanimu dua jam lagi sebelum bekerja,” jelas Jiyong.

“Tidak perlu. Aku ingin istirahat.”

“Aku tidak akan membahas apapun,” janji Jiyong tersenyum.

“Terima kasih sudah mengantar,” Taeyeon kembali berucap dengan kupu-kupu kuning yang keluar dari mulutnya. Lalu, menutup pintu yang membuat Jiyong refleks keluar dari garis pintu menatap sikap Taeyeon heran.

Jiyong memutuskan melangkah pergi.

Sementara Taeyeon bersandar lemas di pintu apartemen. Teringat percakapan Jiyong dan Hyunjoong ketika dirinya pingsan tadi. Sebenarnya, ia sudah bangun dan bisa mendengar jelas apa yang mereka bicarakan. Perihal Hyunjoong yang meminta Jiyong berpisah dengannya dan Jiyong yang menolak permintaan Hyunjoong.

Taeyeon semakin pusing, apa yang harus ia lakukan?

Diabaikan Taeyeon di apartemen, membuat Jiyong kembali ke apartemen BIGBANG dengan memikirkan berbagai alasan sikap Taeyeon yang tiba-tiba acuh seperti itu. Sebuah senyuman tidak percaya terulas kecil di bibir Jiyong mengingat sikap gadisnya.

Begitu memasuki apartemen, ia melihat Yuri berdiri seorang diri di ruang tamu.

Oppa,” Yuri langsung menghampiri kakaknya. “Kau tidak menemani Tae eonni? Aku belum ke sana karena Seungri membawaku ke sini.”

“Dia istirahat,” sahutnya tidak mempedulikan alasan Yuri.

“Aku mau ke sana sekarang.”

“Di sini saja dulu. Dia butuh menenangkan diri. Kau sudah tidak ada jadwal hari ini, bukan? Tunggulah aku menyelesaikan pekerjaan di YG dan menginaplah di sini. Kau harus menghiburku,” perintah Jiyong.

Sang adik hanya tersenyum.

“Lihat? G-Dragon sedang meminta bantuan adiknya,” goda Yuri yang hanya dibalas senyuman tipis Jiyong.

Maka, malamnya di dalam kamar Jiyong, Yuri sudah berbaring siap tidur dengan selimut yang menutupi setengah badannya dan Jiyong di sebelahnya masih membaca buku dengan setengah berbaring.

Menoleh beberapa saat pada kakaknya yang tampak asyik sendiri, Yuri beralih menatap langit-langit kamar.

Oppa, menurutmu Tae eonni apa akan baik-baik saja dengan kemampuannya?”

Secret: I Can See Your SincerityCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang